Sabtu 09 Mar 2024 10:10 WIB

Harga Emas Naik karena Ekspetasi Pemangkasan Suku Bunga

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April naik 20,30 dolar AS per ons.

Ilustrasi emas batangan murni.
Foto: ANTARA/Shutterstock/aa. (Shutterstock/Oleksan
Ilustrasi emas batangan murni.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga Kontrak berjangka emas di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada hari Jumat (Sabtu 9/3/2024 pagi WIB) karena munculnya ekspetasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April naik 20,30 dolar AS atau 0,94 persen untuk ditutup pada 2.185,50 dolar per ons.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Jumat bahwa lapangan kerja di sektor nonpertanian AS meningkat sebesar 275.000 pekerjaan pada bulan Februari, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 3,9 persen. Para ekonom memperkirakan 198.000 pekerjaan baru dan pengangguran sebesar 3,7 persen.

Baca Juga

Data ketenagakerjaan yang lebih baik dari perkiraan membuat para pelaku kebijakan moneter AS menjadi dovish, yang mana ingin melihat penurunan suku bunga lebih cepat. Pembelian emas oleh bank sentral juga mendorong reli beberapa emas baru ini.

Analis pasar berpendapat bahwa kenaikan ini memiliki keuntungan teknis dan menjadi momentum jangka pendek yang solid secara keseluruhan. Sasaran harga naik emas berikutnya adalah untuk ditutup di atas resistensi kuat di 2,250.00 dolar AS, sedangkan sasaran harga turun jangka pendek berikutnya untuk penurunan berada di bawah support teknis solid di 2,100.00 dolar AS.

Terkait harga logam mulia perak untuk pengiriman Mei turun 2,90 sen atau 0,12 persen untuk ditutup pada 24,549 dolar per ons. Harga platinum untuk pengiriman April turun 8,60 dolar atau 0,93 persen untuk ditutup pada 914,80 dolar per ons.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement