Senin 12 Feb 2024 16:24 WIB

Rupiah Naik di Tengah Sentimen Jelang Pilpres 2024

Rupiah JISDOR Bank Indonesia pada Senin naik ke level Rp 15.612 per dolar AS.

Petugas menghitung uang dolar AS di gerai penukaran mata uang asing VIP (Valuta Inti Prima) Money Changer, Jakarta, Jakarta, Senin (20/11/2023). Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp15.445 per dolar AS pada hari ini. Mata uang Rupiah menguat 47,5 poin atau 0,31 persen dari perdagangan sebelumnya.
Foto: Republika/Prayogi
Petugas menghitung uang dolar AS di gerai penukaran mata uang asing VIP (Valuta Inti Prima) Money Changer, Jakarta, Jakarta, Senin (20/11/2023). Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp15.445 per dolar AS pada hari ini. Mata uang Rupiah menguat 47,5 poin atau 0,31 persen dari perdagangan sebelumnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada awal pekan, ditutup naik di tengah sentimen menjelang pemilihan presiden (pilpres) dan wakil presiden RI pada 14 Februari 2024.

Rupiah pada akhir perdagangan Senin, ditutup menguat 40 poin atau 0,26 persen menjadi Rp 15.595 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp 15.635 per dolar AS.

Baca Juga

"Sentimen utama saat ini adalah situasi politik pascapilpres nanti," kata analis mata uang Lukman Leong kepada ANTARA di Jakarta, Senin (12/4/2024).

Ia mengatakan apabila pilpres berlangsung sukses tanpa adanya kekisruhan, maka nilai tukar rupiah berpeluang menguat. Para pelaku investor menunggu dan akan mengamati proses pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden RI.

Di sisi lain, rupiah menguat karena adanya koreksi pada dolar AS setelah data inflasi AS bulan Desember 2023 direvisi turun dari 0,3 persen menjadi 0,2 persen Jumat lalu.

"Namun, penguatan mungkin akan terbatas mengingat kekhawatiran investor akan pilpres 2024," ujar Lukman.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin naik ke level Rp 15.612 per dolar AS dari sebelumnya Rp 15.685 per dolar AS.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement