Senin 15 Jan 2024 18:03 WIB

Live Shopping Jadi Tren Utama Belanja Daring di 2023

Penjualan LIVE berhasil memberikan peningkatan omset hingga 73 persen.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Lida Puspaningtyas
Pemandu siaran menawarkan produk melalui layanan live shopping di Studio Live Shopping Eiger, Jalan Jakarta, Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (15/9/2023). Pasca pandemi, tren live shopping atau berbelanja dan berjualan melalui fitur live streaming kian gencar dan digandrungi lantaran harganya yang bisa jauh lebih murah dari toko atau marketplace, lebih cepat dan efisien.
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Pemandu siaran menawarkan produk melalui layanan live shopping di Studio Live Shopping Eiger, Jalan Jakarta, Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (15/9/2023). Pasca pandemi, tren live shopping atau berbelanja dan berjualan melalui fitur live streaming kian gencar dan digandrungi lantaran harganya yang bisa jauh lebih murah dari toko atau marketplace, lebih cepat dan efisien.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tahun 2023 menjadi saksi dinamika yang sangat menarik pada peta persaingan e-commerce di Indonesia. Sejak awal 2023, makin marak inovasi yang memberikan pengalaman berjualan maupun belanja online yang baru.

Executive Director IPSOS Indonesia Andi Sukma mengatakan, live streaming telah menjadi daya tarik utama yang tidak hanya meningkatkan aktivitas belanja masyarakat, tetapi juga menjadi strategi utama bagi  para pelaku usaha, baik itu jenama lokal maupun UMKM dalam berjualan. Para pemain e-commerce di Indonesia seperti Shopee, TikTok, Tokopedia, dan Lazada berlomba mengambil peran penting dalam membentuk tren ini.

Baca Juga

Dukungan kuat, terutama untuk jenama lokal dan UMKM dalam era live streaming juga menjadi pilar utama bagi para pemain e-commerce dalam mendorong ekosistem bisnis berkelanjutan. Selain dengan perubahan cara belanja masyarakat yang ditawarkan dengan kemajuan inovasi fitur, kehadiran pemain baru hingga adaptasi terhadap kompleksitas isu serta regulasi baru juga mewarnai dinamika peta persaingan e-commerce di Indonesia.

“Sepanjang 2023, inovasi yang dihadirkan para pemain e-commerce telah menjadi pusat perhatian dalam pengalaman berjualan online. Salah satunya, fenomena live streaming bukan  sekadar tren biasa, melainkan manifestasi nyata dari evolusi perilaku konsumen dan strategi penjualan daring," ujarnya dalam diskusi daring, Senin (15/1/2024).

Setiap pemain e-commerce tentu berlomba-lomba menawarkan platform dengan berbagai keunggulan yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha. Secara rinci, kehadiran fitur berjualan secara real-time ini memberikan banyak manfaat bagi penjual khususnya brand lokal dan UMKM.

"Dari data Ipsos, platform penjualan live streaming ini berhasil memberikan peningkatan omzet 73 persen, ekspansi jangkauan pasar 68 persen, penghematan biaya promosi 64 persen, kemudahan berinteraksi dengan pelanggan online secara real-time 60 persen," rincinya.

Platform penjualan live streaming juga dipercaya oleh pelanggan sebanyak 59 persen. Para pelanggan juga merasa lebih aman dalam transaksi  sebanyak 49 persen, serta merasa lebih unggul dalam persaingan 37 persen.

"Salah satu keunggulan utama live streaming terletak pada kemampuannya untuk menyajikan interaksi langsung antara penjual dan konsumen. Melalui live streaming, brand lokal dan UMKM dapat berkomunikasi secara real-time, menjawab pertanyaan, dan memberikan informasi langsung kepada konsumen," tuturnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement