Sabtu 13 Jan 2024 00:18 WIB

BPTJ Siapkan Skema BTS Angkutan di Kota Depok, Ini Rute Pertamanya

Angkutan massal dengan skema BTS menyediakan angkutan dengan kepastian jadwal.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Fuji Pratiwi
Bus listrik Trans Metro Pasundan dengan skema BTS melaju di Terminal Leuwipanjang, Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/11/2023).
Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Bus listrik Trans Metro Pasundan dengan skema BTS melaju di Terminal Leuwipanjang, Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/11/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) akan menghadirkan layanan umum melalui penyediaan Skema Pembelian Layanan (Buy The Service) di Kota Depok.

Setelah sebelumnya di Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor, BPTJ kembali melakukan penandatanganan MOU bersama dengan pemerintah daerah di Bodetabek yaitu Kota Depok. Hal ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dengan daerah terkait perencanaan, pembangunan, pengembangan, dan pengoperasian layanan angkutan penumpang umum perkotaan. 

Baca Juga

Plt. Kepala BPTJ Suharto mengatakan, upaya ini untuk membangkitkan kembali minat masyarakat untuk menggunakan angkutan umum massal. Langkah yang ditempuh dengan menghadirkan layanan angkutan umum yang berkualitas sesuai standar pelayanan minimal (SPM) yang telah ditetapkan, salah satunya melalui program Buy The Service (BTS).

Perluasan layanan BTS di daerah-daerah Bodetabek merupakan hal penting yang akan BPTJ upayakan. Sarena program ini merupakan embrio dari sistem transportasi massal berkelanjutan. "Angkutan massal dengan program BTS akan menyediakan layanan yang aman dan nyaman, serta memberi kepastian kepada masyarakat terkait jadwal," ujar Suharto dikutip dari siaran persnya, Jumat (12/1/2024).

 

Suharto menambahkan, sebagai pilot project layanan BTS di Kota Depok, rute pertama yang akan dibuka yaitu dari Terminal Margonda menuju Stasiun LRT Jabodebek Harjamukti. Rute tersebut merupakan rute prioritas dari lima rute yang diusulkan oleh Pemkot Depok dan terintegrasi langsung dengan layanan LRT Jabodebek.

"Mudah-mudahan nantinya Pemerintah Kota Depok dapat menambahkan koridor lagi sehingga kita dapat mempunyai timeline yang jelas kapan kiranya Kota Depok ini benar-benar selesai untuk restrukturisasi angkutan kota-nya dan konsep angkutan kota yang lebih baik lagi," kata Suharto.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement