Selasa 12 Dec 2023 15:31 WIB

Mendag Ajak Masyarakat Belanja Produk Lokal di Harbolnas 2023

Jumlah UMKM saat ini berada di dalam tren kenaikan.

Warga menggunakan perangkat elektronik untuk berbelanja secara daring di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (24/10/2022).
Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Warga menggunakan perangkat elektronik untuk berbelanja secara daring di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (24/10/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengajak masyarakat untuk belanja produk-produk lokal dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) pada peringatan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) di Jakarta 12 Desember 2023. Zulhas mengatakan, peran UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional sebesar 60 persen sehingga perlu didukung oleh pemerintah dan masyarakat.

"Kita harus sungguh-sungguh membela UMKM karena yang menopang ekonomi Indonesia itu UMKM. Produknya tidak kalah dengan produk impor dari negara lain," kata Mendag dalam acara Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) dan kampanye 'Beli Lokal' di Jakarta, Selasa (12/12/2023).

Baca Juga

Zulkifli mengatakan, saat ini UMKM sedang dalam tren yang positif dengan jumlahnya yang terus bertambah setiap tahunnya. Oleh karena itu, tren ini perlu diarahkan kepada adopsi teknologi digital agar pelaku UMKM memiliki pasar yang lebih luas dari yang sebelumnya.

Ia menyampaikan, pemerintah melalui Kemendag turut memberdayakan UMKM dengan menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha Dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.

Peraturan ini diterbitkan agar pelaku usaha perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) memiliki ruang ekosistem e-commerce yang adil, sehat, dan bermanfaat serta berorientasi pada perlindungan konsumen.

"Kita atur agar teknologi yang dipakai win-win. Bisa mendukung UMKM dan industri dalam negeri go internasional, mereka pun juga mendapat manfaat," ujarnya.

Lebih lanjut Mendag menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama antara Tokopedia dan TikTok dalam menyediakan platform e-commerce dengan kampanye produk-produk lokal.

Menurut dia, seluruh pemangku kepentingan perlu berkolaborasi untuk meningkatkan perekonomian Indonesia, salah satunya melalui platform e-commerce.

Ia menegaskan, pemerintah tidak anti produk tertentu meskipun bersifat impor. Namun demikian, pemerintah ingin memberdayakan dan memajukan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. "Jangan sampai e-commerce mematikan UMKM dan industri lokal. Kita ingin sama-sama maju dan berkembang," katanya.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement