Senin 04 Dec 2023 00:31 WIB

BYD Terus Catat Rekor Penjualan, Kini Lewati Nissan

BYD mendekati Tesla untuk penjualan mobil listrik murni.

BYD mencatat rekor penjualan 301.903 kendaraan energi baru di bulan November, naik 31 persen dari November tahun lalu. Stan BYD di Japan Mobility Show 2023 di Tokyo, Jepang.
Foto: Republika/Firkah Fansuri
BYD mencatat rekor penjualan 301.903 kendaraan energi baru di bulan November, naik 31 persen dari November tahun lalu. Stan BYD di Japan Mobility Show 2023 di Tokyo, Jepang.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA-Produsen kendaraan listrik terkemuka China, BYD, kembali mencatatkan rekor penjualan di bulan November. Penjualan BYD terus melonjak, dengan lebih dari 170.000 kendaraan listrik terjual bulan lalu. 

BYD mencatat rekor penjualan 301.903 kendaraan energi baru di bulan November, naik 31 persen dari November tahun lalu. Angka tersebut termasuk kendaraan hybrid plug-in (PHEV), namun untuk pertama kalinya angka tersebut cukup melampaui Nissan dalam penjualan bulanan.

Baca Juga

Nissan menjual 279.102 kendaraan, mewakili pertumbuhan 5 persen dibandingkan tahun lalu. Ekspansi BYD terjadi ketika permintaan mobil listrik terus meningkat di pasar-pasar utama.

Penjualan kendaraan listrik murni BYD naik menjadi 170.150 unit pada bulan lalu, naik 3 persen dari penjualan kendaraan listrik pada bulan Oktober sebanyak 165,505 unit. Sementara itu, penjualan PHEV turun 3 persen dari bulan ke bulan.

Kendaraan listrik memainkan peran yang lebih besar, mewakili 56,4 persen dari total penjualan, dibandingkan dengan 54,9 persen di bulan Oktober dan 52,5 persendi bulan September.

Pertumbuhan ini terjadi ketika BYD secara agresif melakukan ekspansi di pasar internasional. BYD menjual 30.629 NEV di luar negeri bulan lalu setelah meluncurkan model baru di Jepang, Eropa, dan pasar utama lainnya.

BYD sudah memimpin di pasar luar negeri seperti Thailand, Brasil, dan Kolombia. Ini juga berkembang di Australia, India, Hongaria, Meksiko, dan banyak lagi.

BYD mendekati Tesla 

Pertumbuhan penjualan di bulan November terjadi ketika BYD mendekati Tesla sebagai pembuat kendaraan listrik terlaris secara global.

Tesla, yang tidak merilis pembaruan penjualan bulanan, mengirimkan 435.059 EV pada kuartal ketiga. BYD hadir dalam jumlah 3.500 unit di Q3, menghasilkan 431.603 model listrik.

Dengan 33.655 kendaraan listrik terjual selama dua bulan terakhir, BYD berada di jalur yang tepat untuk mengakhiri tahun ini dengan baik. Tesla bertujuan untuk menghasilkan 1,8 juta EV tahun ini. Sementara itu, BYD telah mengirimkan 1,38 juta mobil listrik hingga November.

Tesla berharap peluncuran Cybertruck dapat membantu mengangkat penjualan hingga akhir tahun. Baik BYD dan Tesla telah memangkas harga secara agresif tahun ini untuk meningkatkan permintaan di tengah persaingan baru.

BYD kembali memangkas harga bulan ini dalam promosi akhir tahun seiring semakin intensifnya persaingan kendaraan listrik. Wang Chuanfu, CEO BYD, mengatakan perusahaannya sepenuhnya siap menghadapi perang harga selama tiga hingga lima tahun ke depan pada awal tahun ini. Ia menambahkan, BYD yakin akan memenangkan pangsa pasar pada saat itu.

sumber : electrek.co
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement