Jumat 01 Dec 2023 21:21 WIB

PLN Siapkan Pengamanan Listrik Berlapis di Final FIFA World Cup U-17

PLN menerjunkan tim khusus untuk jaga keandalan listrik final Piala Dunia U 17.

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Fuji Pratiwi
Petugas Posko Siaga PLN memantau suplai listrik yang digunakan dalam gelaran Piala Dunia U17 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur (ilustrasi).
Foto: Wisnu Aji Prasetiyo/RepublikaTV
Petugas Posko Siaga PLN memantau suplai listrik yang digunakan dalam gelaran Piala Dunia U17 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY menerjunkan tim khusus guna memastikan keandalan listrik di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, yang menjadi venue partai final FIFA World Cup U-17.

Hal ini menjadi bagian dari skema penguatan pasokan dalam rangka menjamin pasokan listrik untuk partai (pertandingan ) puncak bebas dari potensi gangguan. General Manager (GM) PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY, Mochamad Soffin Hadi mengatakan, tim khusus diterjunkan untuk memastikan keandalan listrik pada partai final.

Baca Juga

Hal ini akan semakin menguatkan skema pengamanan lima lapis pasokan yang didukung oleh Uninterruptible Power Supply (UPS), tiga sumber penyulang kelistrikan dan juga genset sebagai lapis terakhir. "Kami sudah melakukan inspeksi instalasi kelistrikan stadion secara menyeluruh pada panel kelistrikan di seluruh area Stadion Manahan dan kelistrikan tersebut juga dipantau langsung keandalannya oleh personel kami," kata Soffin, di Semarang, Jumat (1/12/2023).

Selain itu, masih jelas Soffin, PLN juga mengecek sekaligus instalasi penunjang seperti listrik untuk kebutuhan Video Assistant Referee (VAR), Air Conditioner (AC) dan titik stop kontak yang rawn korsleting akibat terkena air hujan. Stadion Manahan Solo sendiri menggunakan lampu LED berkekuatan tinggi dengan sistem penerangan field of play (FOP) 1.500 lux yang masih dapat dioptimalkan hingga sebesar 2.400 Lux.

 

"Dalam mendukung pertandingan kelas dunia seperti saat ini, operasional stadion membutuhkan daya kelistrikan sebesar 3.580 KiloWatt (KW)," lanjut Soffin.

Sedangkan untuk mengawasi area Stadion Manahan --yang secara keseluruhan memiliki luas 170.000 meter persegi-- PLN UID Jawa Tengah dan DIY juga menempatkan Mobile Electricity Distribution Command Post, sebagai posko kendali. "Posko ini disiapkan untuk memantau seluruh kegiatan operasi kelistrikan, mulai dari hulu hingga stadion utama tempat penyelenggaraan pertandingan final dan juga lapangan untuk latihan," ungkapnya.

Selain menjaga keandalan listrik, kata Soffin, dalam menyemarakkan gelaran FIFA World Cup U-17, PLN membuka booth di sekitar area Stadion Manahan. Berbagai permainan disediakan untuk seluruh penonton gelaran FIFA World Cup U-17.

Seluruh penonton bisa mengikuti permainan yang disediakan di area booth PLN terrsebut. "Terdapat berbagai souvenir menarik, silahkan kunjungi booth- booth PLN di venue Stadion manahan," kata dia.

Sebelumnya, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo juga memastikan keandalan pasokan listrik untuk Stadion Manahan Solo yang akan menggelar partai Final FIFA World Cup U-17 pada Sabtu (2/12/2023). Pada pertandingan puncak yang mempertemukan tim nasional Jerman melawan Prancis tersebut, PLN menyiapkan lima lapis pasokan listrik, sebagai bentuk komitmen PLN dalam menyukseskan gelaran FIFA World Cup U-17.

Dari sejak persiapan, seluruh pertandingan di fase grup, seluruh pertandingan di fase gugur, PLN telah mendukung penyelenggaraannya secara maksimal. Hal ini juga akan diterapkan PLN untuk gelaran final dan penutupan di Stadion Manahan. Menurutnya, PLN akan all out dalam memastikan listrik untuk gelaran partai final piala dunia U-17 ini. "Sehingga kebesaran nama Indonesia akan semakin dikenal dunia dalam menggelar berbagai ajang olahraga level internasional," kata Darmawan.

 

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement