Jumat 13 Oct 2023 07:20 WIB

Target Nol Emisi, Toyota Siapkan Kendaraan Elektrik Seluruh Segmen

Toyota memperkenalkan elektrifikasi untuk segmen dengan volume yang tinggi.

PT Toyota Astra Motor meluncurkan All New Cross Yaris di Jakarta, Senin (15/5/2023).
Foto: Republika/Firkah Fansuri
PT Toyota Astra Motor meluncurkan All New Cross Yaris di Jakarta, Senin (15/5/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Toyota-Astra Motor (TAM) berkomitmen untuk turut ambil andil terhadap misi global dalam mencapai karbon netral atau nol emisi pada 2050, dengan berfokus pada elektrifikasi yang tidak terbatas hanya pada segmen pasar tertentu.

Sama seperti misi induknya Toyota Motor Corporation, PT TAM Melalui gerakan “It’s Time For Everyone” yang menargetkan untuk melakukan elektrifikasi kendaraan massal yang terjangkau, tidak hanya untuk kelas ekonomi A, tapi, juga kelas B.

Baca Juga

“Segala jenis teknologi powertrain yang tersedia dengan emisi rendah dan ramah lingkungan perlu disediakan oleh seluruh pemain otomotif di Indonesia, termasuk Toyota. Peningkatan teknologi ini sangat penting terutama untuk pasar terbesar di Indonesia, yaitu segmen A dan B,” ujar PT TAM melalui keterangan resmi, Kamis (12/10).

PT TAM menyebut dua segmen kendaraan tersebut memiliki kontribusi sebesar 77 persen dari total pasar kendaraan penumpang di Indonesia. Oleh karena itu, mereka memperkenalkan teknologi elektrifikasi dan kendaraan ramah lingkungan lainnya untuk segmen dengan volume yang tinggi supaya lebih tepat untuk mencapai skala dan volume pengurangan emisi karbon yang lebih cepat di masa depan.

 

Selain menawarkan teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) untuk segmen A dan B di pasar Indonesia, Toyota juga berupaya meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi karbon yang dicapai dengan mengembangkan teknologi otomotif baru, seperti Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Battery Electric Vehicle (BEV).

“Fokus kami juga pada penyediaan mesin pembakaran internal yang irit bahan bakar dan ramah lingkungan melalui penyediaan flexy engine seperti biofuel dan ethanol dengan kemajuan teknologi rendah emisi dan efisiensi bahan bakar,” kata PT TAM menjelaskan.

Tidak sebatas itu, Toyota juga menerapkan Life Cycle Action (LCA), yakni penggunaan energi ramah lingkungan mulai dari proses produksi hingga pada produk yang dihasilkan. Di Indonesia, Toyota telah menjalin kerja sama dengan berbagai mitra dan pemangku kepentingan lainnya untuk mencapai netral karbon dengan menelurkan proyek-proyek yang melibatkan energi, data, dan mobility solutions.

Beberapa program tersebut di antaranya ekosistem mobilitas elektrifikasi Toyota EV Smart Mobility di kawasan wisata Nusa Dua Bali dan Danau Toba Sumatera Utara guna mendukung pengembangan industri pariwisata yang ramah lingkungan, penyediaan kendaraan elektrifikasi untuk KTT G20 dan KTT ASEAN 2023, hingga pembentukan ekosistem mobil listrik Toyota xEV Ecosystem.

 

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement