Jumat 06 Oct 2023 14:20 WIB

Jokowi Tunjuk Kepala Bapanas Jadi Plt Mentan

Penunjukan Kepala Bappanas menjadi Plt Mentan agar lebih koordinatif dan memudahkan.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Gita Amanda
Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers soal Mentan SYL di depan Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/10/2023).
Foto: Republika/Dessy Suciati Saputri
Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers soal Mentan SYL di depan Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menjadi Plt Menteri Pertanian menggantikan Syahrul Yasin Limpo (SYL). SYL sebelumnya telah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno pada Kamis (5/10/2023) sore.

"Penggantinya masih Plt, Plt-nya Pak Arief Prasetyo Kepala Badan Pangan," kata Jokowi di depan Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/10/2023).

Baca Juga

Ia mengatakan, penunjukan Kepala Bappanas menjadi Plt Mentan agar lebih koordinatif dan memudahkan dalam melaksanakan tugas-tugas di Kementerian Pertanian. Menurut dia, seluruh lembaga terkait dari Bulog, Badan Pangan, Kementan, dan Kementerian Perdagangan perlu konsolidasi yang lebih kuat.

"Supaya lebih koordinatif, lebih memudahkan karena biasanya kita Bulog, Badan Pangan, Mentan ini, Menteri Perdagangan ini selalu harus satu jadi untuk konsolidasi saja biar lebih memudahkan," jelas Jokowi.

Jokowi sendiri mengaku telah menerima surat pengunduran diri SYL dari Mensesneg pada Kamis (5/10/2023) malam. "Ya tadi malem saya sudah diberikan kepada saya dari Mensesneg tentang surat pengunduran diri Pak Menteri Pertanian," kata dia.

Jokowi juga mengatakan sudah menindaklanjuti surat pengunduran diri Mentan dan telah menandatangani Keppres pemberhentian Mentan SYL. "Ya sudah saya terima dan pagi tadi sudah ditindaklanjuti dan sudah saya tanda tangan juga," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menerima surat pengunduran diri Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dari jabatannya. Saat menyerahkan surat pengunduran diri, Syahrul didampingi oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.

"Saya baru saja menerima kunjungan Pak Syahrul Yasin Limpo dan ibu Siti Nurbaya Menteri LHK. Pak Syahrul menyampaikan surat kepada bapak Presiden yang isinya adalah pengunduran diri sebagai menteri pertanian," kata Pratikno kepada wartawan di gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (5/10/2023).

Selanjutnya, Mensesneg akan menunggu arahan dari Presiden terkait penerbitan Keppres pemberhentian Mentan SYL. Selain itu, pemerintah juga akan segera mencari pengganti SYL untuk menjabat sebagai menteri pertanian.

"Nanti saya menunggu arahan bapak Presiden kemungkinannya adalah tentu karena sudah mengundurkan diri akan diterbitkan keppres pemberhentian dan tentu saja kita harus mencari orang yang melaksanakan tugas sebagai menteri pertanian," kata dia.

Seperti diketahui, KPK resmi mengumumkan kasus korupsi di Kementan naik ke tahap penyidikan pada 29 September 2023. Tim penyidik pun telah melakukan penggeledahan sebagai upaya pengumpulan bukti. Salah satu yang digeledah, yaitu rumah dinas Mentan, Syahrul Yasin Limpo di Komplek Widya Chandra, Jakarta Selatan pada Kamis (28/9/2023) sore hingga Jumat (29/9/2023). Hasilnya, tim penyidik menemukan uang tunai sekitar Rp 30 miliar yang terdiri dari pecahan rupiah, dolar Amerika Serikat, dan dolar Singapura.

Selain itu, KPK juga menemukan sejumlah senjata api saat menggeledah rumah dinas Mentan. KPK telah melakukan koordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait temuan ini. Kemudian, penggeledahan dilanjutkan di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta Selatan pada Jumat (29/9/2023). Tim menggeledah ruang kerja menteri dan sekjen. Hasilnya, ditemukan dokumen dan bukti elektronik terkait dugaan rasuah di instansi tersebut.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement