Senin 04 Sep 2023 08:48 WIB

BMW: Mobil Listrik Sama Menguntungkannya dengan Mobil Bensin dan Diesel

BMW memasarkan mobil listrik terbarunya Neue Klasse mulai tahun 2025.

Logo mobil BMW ditampilkan selama tur media di pabrik produsen mobil Jerman BMW di San Luis Potosi, Meksiko, 3 Februari 2023. BMW memperkenalkan mobil listrik terbarunya Neue Klasse.
Foto: Reuters
Logo mobil BMW ditampilkan selama tur media di pabrik produsen mobil Jerman BMW di San Luis Potosi, Meksiko, 3 Februari 2023. BMW memperkenalkan mobil listrik terbarunya Neue Klasse.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA-Pabrikan mobil Jerman, BMW mengatakan keuntungan memproduksi mobil listrik (EV) sama menguntungkannya dengan mobil bensin dan solar. CEO BMW Oliver Zipse mengatakan asumsi mesin pembakaran selalu lebih menguntungkan dibandingkan mobil listrik adalah sepenuhnya salah.

Zipse mengatakan hal itu pada acara pameran otomotif IAA di Munich, Sabtu (2/9/2023). BMW memperkenalkan mobil listrik generasi baru yang disebut "Neue Klasse" (kelas baru).

Baca Juga

Menurut Zipse walaupun memproduksi mobil listrik lebih mahal, biaya tersebut diimbangi dengan semakin tingginya harga yang bersedia dibayar oleh pelanggan. “Kami menghasilkan uang dengan setiap mobil listrik saat ini, dan hal tersebut akan lebih besar lagi dengan Neue Klasse,” kata Zipse. “Ini akan sangat menguntungkan.”

Rival mobil listrik

Model-model baru BMW tersebut akan memasuki segmen yang sangat kompetitif akibat perang harga yang dimulai Tesla.

BMW belum mengumumkan harga Neue Klasse, namun Zipse menjanjikan "Harga yang sangat kompetitif."

BMW meluncurkan prototipe kendaraan listrik (EV) "Neue Klasse" di pameran mobil Munich pada hari Sabtu. EV tersebut, yang kira-kira seukuran seri 3 saat ini, adalah bagian dari upaya BMW bernilai miliaran euro untuk mengejar Tesla dan pembuat EV lainnya.

BMW telah mulai merombak pabrik perakitan utamanya di Munich, berdekatan dengan kantor pusat perusahaan, untuk memproduksi kendaraan Neue Klasse, yang akan diluncurkan mulai akhir tahun 2025.

"Neue Klasse sejauh ini merupakan investasi terbesar dalam sejarah kami. Karena teknologi yang kami gunakan di seluruh BMW semuanya baru di semua bidang, tanpa kecuali," kata Frank Weber, chief technology officer BMW, tanpa mengungkapkan total angka investasi. 

 

 

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement