Senin 04 Sep 2023 01:11 WIB

Kunjungi IKN, Pengusaha Kazakhstan Jajaki Peluang Investasi

Diharapkan minat investasi pengusaha dari Eurasia, khususnya Kazakhstan meningkat.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Gita Amanda
Foto udara proses pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, (ilustrasi).
Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Foto udara proses pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kota Astana bersama sejumlah delegasi investor dan KBRI Kazakhstan mengunjungi lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, pada Sabtu (2/9/2023). Duta Besar RI untuk Kazakhstan dan Tajikistan Fadjroel Rachman mengatakan, kehadiran para delegasi investor asal Kazakhstan tersebut untuk melihat peluang investasi dan mengenalkan IKN ke Eurasia, khususnya Asia Tengah dan Rusia.

"Kehadiran para delegasi hari ini adalah untuk melihat secara langsung bidang mana saja yang bisa dijadikan peluang investasi. Hari ini hadir bersama kami investor dari bidang konstruksi, digital, dan sejumlah pengusaha lain untuk mewakili pengusaha dari Kazakhstan dan Rusia,” ucap Fadjroel, dalam keterangan yang diterima, Ahad (3/9/2023).

Baca Juga

Kunjungan Pemerintah Kota Astana bersama para investor tersebut merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) berkunjung ke Astana, Kazakhstan untuk menjalin kerja sama sister city pada Juli lalu.

Fadjroel menjelaskan, kunjungan balasan ini dilakukan berdasarkan arahan Presiden Jokowi untuk melakukan kerja sama antara Astana sebagai ibukota terbaru di dunia dan IKN sebagai kota yang akan mengambil alih titel ibukota terbaru di dunia tersebut.

“Sebagai sister city, IKN belajar banyak hal dari Astana tentang bagaimana caranya membangun ibu kota yang smart dan liveable. Dan mereka (pemerintah Astana) juga ingin mengetahui bagaimana nantinya kita akan membangun IKN sebagai kota hutan berkelanjutan,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, rombongan mengunjungi Techno House, Titik Nol Nusantara, Sumbu Kebangsaan Barat, dan Hunian Pekerja Konstruksi. Fajdroel berharap minat investasi pengusaha dari Eurasia, khususnya Kazakhstan dan Rusia di Indonesia akan terus meningkat.

Dalam kunjungan ini, OIKN melalui Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Mohammed Ali Berawi menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan terkemuka di bidang manajemen lalu lintas, penegakan lalu lintas dan ekologi lalu lintas dari Kazakhstan, Sergek Projects Ltd., tentang Kolaborasi Lalu Lintas dan Mobilitas Pintar di Hunian Pekerja Konstruksi (HPK).

Ali Berawai menjelaskan, teknologi dari perusahaan yang sudah menjalin kerja sama dengan OIKN di bidang teknologi seperti Sergek Projects Ltd. ini nantinya akan dipamerkan di Techno House untuk uji coba.

“Nantinya, masyarakat bisa melihat, menggunakan, dan merasakan teknologi yang ditawarkan untuk kemudian menjadi bahan pertimbangan, teknologi mana yang paling cocok untuk dikembangkan dan diterapkan di IKN,” lanjutnya.

Sementara Kepala OIKN Bambang Susantono mengatakan, kerja sama tersebut untuk mengetahui apakah teknologi yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan di IKN sehingga bisa lebih memberikan kemudahan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement