Kamis 24 Aug 2023 15:15 WIB

Mendag: Indonesia Perkuat Hubungan Dagang Rempah dengan India

Melihat perdagangan rempah yang maju, Mendag menilai RI perlu belajar pada India.

Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Zulkifli Hasan berdialog dengan pedagang di pasar.
Foto: Republika/Bowo Pribadi
Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Zulkifli Hasan berdialog dengan pedagang di pasar.

REPUBLIKA.CO.ID, MUMBAI -- Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan berkomitmen memperkuat hubungan dagang dengan India, terutama pada sektor rempah, saat mengunjungi Agricultural Products and Livestock Market Committee (APMC) Market di Navi, Mumbai, India, pada Rabu (23/8) waktu setempat.

Zulkifli mengatakan, Indonesia merupakan negara penghasil rempah-rempah yang diekspor ke sejumlah negara termasuk ke India. Ia mengaku cukup kaget melihat skala perdagangan rempah APMC yang sangat maju.

Baca Juga

"Indonesia akan terus memperkuat hubungan dagang dengan India, khususnya di sektor perdagangan rempah. Untuk itu, Indonesia harus belajar," ujar Zulkifli melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (24/8/2023).

Lebih lanjut, cengkeh asal Manado yang dikenal dengan nama Lalpari cukup terkenal di India. Cengkeh tersebut dianggap memiliki kualitas terbaik di dunia. "Kita harus terus mempertahankan, bahkan terus meningkatkan kualitas cengkeh Indonesia," kata Zulkifli.

Zulkifli menyampaikan, seusai menghadiri G20 Trade and Investment Ministers' Meeting (TIMM), ia berencana berdiskusi dengan Menteri Perdagangan India Piyush Goyal untuk mencari solusi tentang hambatan-hambatan tarif.

APMC Market merupakan pusat perdagangan rempah terbesar di India dan menjadi salah satu yang terbesar di Asia dan dunia. APMC Market memiliki 15.000 perusahaan terdaftar dengan luas kawasan sebesar 77 hektare.

Pada kesempatan ini, Zulkifli turut mengundang anggota APMC untuk hadir dalam misi dagang India di gelaran Trade Expo Indonesia 2023 pada 18-22 Oktober 2023 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangeran, Banten, Indonesia.

Sementara itu, Direktur Komal Exotic Spices (K Ahuja Foods) Gopaal Ahuja menyampaikan, kehadiran Mendag Zulkifli Hasan merupakan sebuah kehormatan besar. Sebab, India dan Indonesia telah memiliki sejarah hubungan dagang yang panjang.

"Kami memiliki hubungan dagang yang panjang dengan Indonesia. Banyak rempah-rempah di sini yang datang dari Indonesia, seperti lada, ketumbar, dan cengkeh," kata Gopaal.

Dalam kunjungan ini, Zulkifli juga berkesempatan berkeliling ke APMC Market untuk melihat produk rempah-rempah yang dijual di pasar tersebut secara ritel maupun grosir.

Menurut Gopaal, para pengusaha rempah India merasa senang bisa bertemu dan berdialog langsung dengan Zulkifli. "Para pengusaha senang bisa bertemu dan berdialog langsung dengan Mendag Indonesia. Hal ini karena Indonesia adalah negara yang penting. Mendag Indonesia mau turun ke pasar seperti ini adalah sesuatu yang luar biasa," ujar Gopaal.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement