Selasa 16 Dec 2025 13:54 WIB

Indonesia Tidak Impor, Harga Beras Dunia Langsung Turun

Menurutnya, Indonesia pernah menduduki posisi sebagai importir beras terbesar dunia.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia Zulkifli Hasan.
Foto: Republika/Prayogi
Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia Zulkifli Hasan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut kebijakan Indonesia menghentikan impor beras telah memengaruhi harga beras global. Menurutnya, Indonesia pernah menduduki posisi sebagai importir beras terbesar di dunia. Namun, dalam waktu singkat Indonesia berhasil meningkatkan produksi nasional sehingga tidak perlu lagi melakukan impor.

"Ternyata kita ini pembeli beras terbesar di dunia. Dulu waktu saya Menteri Perdagangan, itu beras 650 dolar AS per tonnya, sekarang karena kita tidak belanja beras, itu di bawah 400 dolar AS. Jadi pengaruh ke harga dunia, luar biasa," kata Zulhas di Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Baca Juga

Pada 2024, Indonesia melakukan impor sebesar 4,5 juta ton beras. Namun, pada 2025 Indonesia berhasil mencetak surplus produksi beras sebesar 4,7 juta ton. Saat ini, stok beras di gudang Bulog telah mencapai 3,7 juta ton.

Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Pangan, pada periode Januari–Desember 2025 produksi beras Indonesia mencapai 34,77 juta ton atau naik 13,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, produksi jagung Indonesia juga mencapai 16,55 juta ton atau naik 9,34 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Produksi yang meningkat tersebut, kata Zulhas, dipengaruhi pemangkasan regulasi, salah satunya pada pengadaan pupuk bersubsidi.

Sebagai contoh, sebelumnya terdapat sekitar 148 aturan terkait pengadaan pupuk. Kini, regulasi tersebut dipangkas menjadi 33 aturan sehingga petani dapat lebih mudah memperoleh pupuk sesuai jadwal waktu tanam.

"Jadi pupuk sampai sebelum tanam. Sebelum tanam, pupuk sudah diterima. Itu pengaruhnya luar biasa, pengaruh terhadap produksi beras itu luar biasa," ujarnya.

Zulhas juga menyampaikan pada akhir tahun ini atau awal tahun akan diumumkan bahwa Indonesia telah berhasil mencapai swasembada beras.

"Satu tahun ini kita sudah swasembada, nanti Mentan (Menteri Pertanian) akan umumkan bahwa Indonesia berhasil swasembada beras," imbuhnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement