Senin 14 Aug 2023 21:26 WIB

Pejabat BUMN Ingatkan Generasi Muda Jaga Integrasi Agar Karier Sukses

Kemampuan beradaptasi diperlukan generasi muda menghadapi lingkungan kerja baru.

Senior Executive Vice President Wholesale Banking PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Benny Yoslim menekankan pentingnya menjaga integritas (ilustrasii).
Foto: www.freepik.com
Senior Executive Vice President Wholesale Banking PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Benny Yoslim menekankan pentingnya menjaga integritas (ilustrasii).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Senior Executive Vice President Wholesale Banking PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Benny Yoslim menekankan pentingnya menjaga integritas sebagai modal para lulusan universitas untuk sukses dalam berkarier.

"Kita harus jaga integritas, bekerja keras. Tidak ada keberhasilan yang bisa diperoleh secara singkat. Semua perlu proses," kata Benny Yoslim saat ditemui dalam acara "Srikandi BUMN Goes to Campus" di Jakarta, Senin (14/8/2023).

Baca Juga

Benny Yoslim menambahkan kemampuan beradaptasi juga diperlukan generasi muda dalam menghadapi lingkungan kerja baru.

"Kita harus menghargai lingkungan di sekitar kita, kemampuan kita untuk beradaptasi dan bisa masuk ke lingkungan baru itu menentukan kita berhasil atau tidak," katanya.

Selain itu, kerja sama tim juga penting dalam upaya mencapai kesuksesan bersama.

Dalam acara tersebut, pihaknya pun mendorong minat para lulusan Universitas Trisakti untuk bergabung dengan perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dikatakan Benny Yoslim, penting bagi talenta-talenta muda yang hendak menjadi insan BUMN untuk memahami core value BUMN yang disingkat dengan AKHLAK.

AKHLAK adalah nilai-nilai utama yang harus dimiliki para insan BUMN, yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

"Pertama, harus bisa memahami inti dari core value tersebut, terutama paling penting masalah integritas," kata dia.

Benny juga meyakinkan bahwa merintis karier di BUMN sangat baik untuk pengembangan karir seseorang ke depan. "Kesempatan untuk berhasil itu terbuka bagi semua kalangan, tua, muda, laki, perempuan, apapun ras dan agamanya, kesempatannya sama," katanya.

Terlebih ke depan BUMN membutuhkan regenerasi terutama dari kalangan muda. "Di beberapa BUMN itu direksi-nya sudah ada yang usianya di bawah 40 tahun. Jadi BUMN sekarang sudah beda-lah dengan BUMN 10 atau 20 tahun lalu yang terkenal birokratif, jenjang karir kaku," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement