Kamis 27 Jul 2023 17:28 WIB

Wamendag Optimistis Bursa Kripto RI Bakal Kompetitif

Rata-rata harian volume transaksi kripto di Indonesia mencapai Rp 2,3 triliun.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.
Foto: ANTARA/Feny Selly
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga optimistis bursa kripto Indonesia yang diresmikan pada 17 Juli 2023 akan kompetitif dengan bursa lain di luar negeri.

"Saya pikir sangat kompetitif karena kalau melihat datanya saja, volume transaksi orang berinvestasi kripto pada 2021 itu Rp 859,4 triliun, per harinya Rp 2,3 triliun. Bayangkan per hari itu rata-ratanya Rp 2,3 triliun," kata Jerry dalam Conference on National Strategic Projects hari kedua di Jakarta, Kamis (27/7/2023).

Baca Juga

Jerry mengatakan, jumlah transaksi kripto yang cukup masif tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat dan para pelaku usaha dalam pasar aset kripto di Indonesia. Menurutnya, aset kripto yang semakin popular sebagai instrumen investasi di Indonesia merupakan dampak dari kemajuan teknologi yang tak bisa dihindari.

Justru perlu untuk meresponsnya dengan lebih adaptif melalui regulasi dan penyediaan fasilitas penunjang. Saat ini, pengaturan tentang bursa kripto masih di bawah Kementerian Perdagangan dengan mengacu pada Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) sebelum nantinya akan dialihtugaskan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jerry menuturkan, aturan mengenai pengenaan biaya saat ini tengah disiapkan dan dibahas bersama pemangku kepentingan lainnya. "Kita punya asosiasi pedagang aset kripto, lalu juga bekerja sama nanti dengan Satgas Waspada Investasi, lalu juga dengan OJK dan semuanya. Pokoknya semua stakeholder yang berkait itu nanti akan bersama-sama membahas dan juga nanti dikaji secara komprehensif," tutur Jerry.

Adapun bursa kripto Indonesia tersebut dibuat untuk menyediakan regulasi, memfasilitasi, serta melindungi para konsumen. Kata Jerry, dengan bursa kripto semuanya akan lebih komprehensif baik regulasi dan kebijakan yang bisa memprioritaskan kepada transparansi, akuntabilitas.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement