Selasa 27 Jun 2023 06:23 WIB

Ada Impor Beras, Bulog Janji Tetap Serap Hasil Panen Petani

Bulog tetap akan membeli hasil panen padi milik petani di Aceh.

Pekerja membongkar beras impor asal Thailand dari kapal kargo berbendera Vietnam di Pelabuhan Malahayati, Krueng Raya, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Kamis (22/6/2023).
Foto: Antara/Ampelsa
Pekerja membongkar beras impor asal Thailand dari kapal kargo berbendera Vietnam di Pelabuhan Malahayati, Krueng Raya, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Kamis (22/6/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Kantor Wilayah Perum Bulog Aceh menyatakan tetap akan menampung dan membeli hasil panen padi milik petani di Aceh dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan dan keperluan perusahaan. Hal itu dilakukan meski terdapat beras impor masuk lewat daerah paling barat di Indonesia itu.

"Saat ini Perum Bulog Aceh terus membeli hasil panen milik petani yang ada di Aceh melalui mitra-mitra Bulog dengan harga yang telah ditetapkan," kata Pemimpin Perum Bulog Aceh Irsan Nasution di Banda Aceh, Senin (26/6/2023).

Baca Juga

Ia menyebutkan pihaknya telah membeli gabah kering giling (GKG) milik petani melalui mitra perusahaan tersebut di Provinsi Aceh sebanyak 2.646 ton dan beras sebanyak 4.658 ton dengan total setara beras 6.339 ton.

"Kami berharap masyarakat tidak perlu khawatir karena Bulog akan terus membeli hasil panen milik petani yang ada di Aceh. Kami juga optimistis pengadaan beras dalam negeri di Aceh akan tercapai karena pada Oktober sampai November 2023 akan masuk musim panen gadu," katanya.

Ia menyebutkan, hingga saat ini persediaan beras di gurang perusahaan pelat merah tersebut 12.500 ton dan akan mampu memenuhi permintaan beras di pasar hingga Oktober 2023.

"Kami terus berupaya memastikan persediaan beras di gudang cukup untuk memenuhi beberapa bulan ke depan. Kami juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena persediaan beras sangat cukup," katanya.

Sebelumnya Perum Bulog Kanwil Aceh menerima pasokan beras impor asal Thailand sebanyak 6.741 ton melalui Pelabuhan Malahayati Kabupaten Aceh Besar untuk memenuhi kebutuhan pangan dan persediaan beras di perusahaan tersebut.

"Beras yang masuk hari ini merupakan kapal keenam yang membawa beras impor untuk memenuhi kebutuhan pangan di Aceh," kata Irsan.

Ia menyebutkan, pada 2023 Perum Bulog Kanwil Aceh mendapat kuota beras impor sebanyak 63.500 ton dan yang telah tiba melalui Pelabuhan Malahayati dan Krueng Geukueh sebanyak 36.841 ton.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement