Sabtu 17 Jun 2023 11:34 WIB

Dikunjungi Bill Gates, Xi Jinping Sebut Bertemu Kawan Lama

Ini pertemuan pertama Xi Jinping dengan pengusaha asing selama bertahun-tahun.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Friska Yolandha
Bill Gates, kiri, bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing, Jumat, 16 Juni 2023.
Foto: Yin Bogu/Xinhua via AP
Bill Gates, kiri, bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing, Jumat, 16 Juni 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Presiden Cina, Xi Jinping menyebut pendiri Microsoft, Bill Gates sebagai seorang teman lama. Xi berharap mereka dapat bekerja sama dengan cara yang akan menguntungkan Cina dan Amerika Serikat. Ini pertemuan pertama Xi dengan pengusaha asing selama bertahun-tahun.

Dalam sebuah pertemuan di wisma tamu negara Diaoyutai Beijing, Xi mengatakan, dia sangat senang dapat bertemu dengan Gates setelah tiga tahun. Xi mengatakan, Gates adalah teman Amerika pertama yang dia temui tahun ini. 

Baca Juga

"Saya sering mengatakan bahwa fondasi hubungan AS-Cina terletak pada rakyatnya. Saya menaruh harapan saya pada rakyat Amerika. Dengan situasi global saat ini, kita dapat melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi kedua negara dan rakyat kita, kegiatan yang bermanfaat bagi umat manusia secara keseluruhan,” ujar Xi.

Gates tiba di Beijing pada Rabu (14/6/2023). Gates mengatakan, dia merasa terhormat memiliki kesempatan untuk bertemu dengan Xi.  

"Kami selalu melakukan percakapan yang menyenangkan dan kami akan memiliki banyak topik penting untuk didiskusikan hari ini, sangat menyenangkan bisa kembali," ujar Gates.

Dalam unggahan di blog pribadinya, Gates mengatakan, dia dan Xi telah membahas tantangan kesehatan dan pembangunan global seperti ketidaksetaraan kesehatan dan perubahan iklim. Sejumlah CEO telah mengunjungi Cina sejak negara tersebut membuka perbatasan dan melonggarkan pembatasan Covid-19. Namun sebagian besar CEO yang datang ke Cina bertemu dengan menteri. 

Gates mengundurkan diri dari dewan Microsoft pada 2020 untuk fokus pada filantropi di bidang kesehatan global, pendidikan, dan perubahan iklim. Xi dan Gates terakhir kali bertemu pada 2015. Ketika itu, mereka bertemu di sela-sela forum Boao di Provinsi Hainan.  

Pada awal 2020, Xi menulis surat kepada Gates untuk berterima kasih padanya dan Yayasan Bill & Melinda Gates atas janji bantuan ke Cina, termasuk bantuan senilai 5 juta dolar AS untuk melawan Covid-19.

Xi juga membahas kebangkitan global kecerdasan buatan (AI) dengan Gates. Xi mengatakan, dia menyambut baik perusahaan AS termasuk Microsoft yang membawa teknologi AI ke Cina.

Seorang satu sumber mengatakan, Xi dan Gates juga membahas perkembangan bisnis Microsoft di Cina.  Suasana komunitas bisnis asing terhadap Cina telah berubah menjadi lebih berhati-hati karena ketegangan Cina-AS meningkat, dan Xi meningkatkan fokus Cina pada keamanan nasional.

Selama pertemuannya dengan Gates, Xi menyatakan, Cina tidak akan mengikuti jalan lama negara kuat yang mencari hegemoni. Tetapi akan bekerja dengan negara lain untuk mencapai pembangunan bersama. Cina sering menuduh Amerika Serikat mengejar hegemoni.

Selain bertemu dengan Xi, Gates memberikan pidato di Institut Penemuan Obat Kesehatan Global tentang perlunya menggunakan teknologi untuk mengatasi tantangan kesehatan global. Yayasan Bill & Melinda Gates dan pemerintah kota Beijing berjanji  memberikan bantuan 50 juta dolar AS untuk meningkatkan kapasitas penemuan obat di institut tersebut.

sumber : Reuters

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement