Kamis 15 Jun 2023 21:48 WIB

Laba Meningkat, Summarecon Agung Tebar Dividen Rp 115 Miliar

Summarecon mencatat angka pra penjualan di 2022 sebesar Rp 4,95 triliun.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Lida Puspaningtyas
Summarecon Serpong kembali menawarkan klaster kesembilan di kawasan Symphonia
Foto: dok istimewa
Summarecon Serpong kembali menawarkan klaster kesembilan di kawasan Symphonia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Summarecon Agung Tbk akan membagikan dividen dengan total sejumlah Rp 115 miliar. Penggunaan laba bersih untuk dividen telah mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2022.

"Atas pencapaian yang berhasil diraih di sepanjang tahun buku 2022, Perseroan membagikan dividen sebesar Rp 7 per lembar saham," kata Presiden Direktur Summarecon Adrianto P Adhi, Kamis (15/6/2023).

Sepanjang periode 2022, perseroan berhasil membukukan kinerja positif. Seiring dengan perbaikan di lingkungan bisnis, pendapatan perseroan meningkat 2,6 persen dari Rp 5,57 triliun menjadi Rp 5,72 triliun, sedangkan laba bersih naik 40 persen dari Rp 550 miliar menjadi Rp 772 miliar.

Adrianto mengatakan, kondisi pandemi yang semakin terkendali turut memicu akselerasi perseroan. Unit usaha Investment Property mencatat pertumbuhan yang cukup tinggi di sepanjang 2022. Summarecon saat ini tengah mengejar berbagai proyek yang masih dalam proses pembangunan.

Summarecon mencatat angka pra penjualan di 2022 sebesar Rp 4,95 triliun. Penjualan rumah masih mendominasi sebesar 75 persen dengan kontribusi berasal dari delapan kota terpadu (Township) yang sudah dikembangkan.

Di 2022, unit bisnis Pengembangan Properti menyumbang pendapatan Rp 3,53 triliun atau 62 persen dari total pendapatan Perseroan. Rumah masih mendominasi dengan porsi 50 persen dari total pendapatan pengembangan properti, dilanjutkan dengan penjualan bangunan komersial, tanah kaveling, apartemen dan bangunan lainnya.

Semakin terkendalinya Covid-19 dan pelonggaran PPKM mengakibatkan peningkatan pendapatan yang signifikan di segmen bisnis ini hingga 61 persen menjadi Rp 1,48 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya Rp 918 miliar. Laba usaha juga mengalami peningkatan yang signifikan dari Rp 259 miliar menjadi Rp 677 miliar di 2022 atau setara dengan 162 persen.

Dalam RUPST, Perseroan juga mengumumkan penambahan anggota dewan komisaris. Adapun susunan jajaran Dewan Komisaris dan Direksi terbaru adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Soetjipto Nagaria

Komisaris : Harto Djojo Nagaria               

Komisaris : Hendri Rahardja

Komisaris Independen : Edi Darnadi   

Komisaris Independen : Lexy Arie Tumiwa

Komisaris Independen : Ge Lilies Yamin

Dewan Direksi

Direktur Utama : Adrianto P. Adhi

Direktur : Liliawati Rahardjo

Direktur : Soegianto Nagaria

Direktur : Herman Nagaria

Direktur : Sharif Benyamin

Direktur : Lidya Tjio

Direktur : Nanik Widjaja

Direktur : Jason Lim

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement