Jumat 26 May 2023 09:24 WIB

Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis Saat IHSG Bergerak Variatif

IPCC, CMRY, dan TOWR direkomendasikan untuk transaksi hari ini.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Fuji Pratiwi
Karyawan berada di dekat papan pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (10/2/2023) (ilustrasi). IPCC, CMRY, dan TOWR direkomendasikan untuk transaksi hari ini.
Foto: Republika/Prayogi.
Karyawan berada di dekat papan pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (10/2/2023) (ilustrasi). IPCC, CMRY, dan TOWR direkomendasikan untuk transaksi hari ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah sebesar 0,62 persen ke level 6.704,23 pada perdagangan kemarin, Kamis (25/5/2023). Hari ini, Jumat (26/5/2023), pergerakan IHSG diperkirakan akan lebih beragan. 

"IHSG hari ini diprediksi bergerak mixed dalam range 6.690–6.762," kata Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsi, Jumat (26/5/2023).

Baca Juga

Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup melemah sebesar -0,62 persen atau -41,57 poin di level 6.704,23. 

Hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRRR) sebesar 5,75 persen. Suku bunga Deposit Facility sebesar lima persen dan Lending Facility sebesar 6,5 persen.

Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit 8,08 persen yoy pada April 2023, melambat dibanding periode sebelumnya sebesar 9,93 persen yoy. Kredit investasi tumbuh paling tinggi sebesar 10,12 persen yoy, diikuti oleh kredit konsumsi 8,68 persen yoy, dan kredit modal kerja 6,55 persen yoy.

Dari mancanegara, Bank of Korea (BOK) juga mempertahankan suku bunga acuan 7-Days Repurchase Rate di level 3,5 persen. BOK mempertegas, jika inflasi tetap tinggi maka peluang kenaikan suku bunga masih terbuka.

Sementara itu, ekonomi Singapura mengalami kontraksi pada kuartal I 2023 sebesar 0,4 persen secara kuartalan. Sedangkan dalam periode tahunan tercatat tumbuh 0,4 persen dan melambat dibanding periode sebelumnya 2,1 persen. 

Ajaib Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang layak ditransaksikan hari ini.

IPCC

Buy :735

TP  : 760

Stop loss: <715

Dalam fase bullish, ditutup di atas MA-5 dan MA-20. Stochastic meningkat di area netral, MACD line dan bar histogram dalam momentum positif.

Permintaan kendaraan naik membuat laba bersih IPCC tumbuh signifikan 20,05 persen yoy melebihi target IPCC 10 persen-12 persen pada kuartal I 2023. IPCC akan meningkatkan capex sebanyak 76 persen menjadi sebesar Rp 150 miliar-Rp 200 miliar di 2024. Pada tahun ini capex sebesar Rp 35 miliar akan digunakan untuk perbaikan lapangan dan pembangunan gedung parkir dengan luas 3,8 hektare dan berpotensi menambah kapasitas sebanyak 2000 unit.

 

CMRY

Buy : 4.400

TP : 4.540

Stop loss : 4.310

Bergerak sideways, ditutup di atas MA-5 dengan volume meningkat, stochastic di area netral dan MACD bar histogram dalam momentum positif.

Kinerja CMRY terbilang solid pada kuartal I 2023. Laba bersih tumbuh 10,14 persen yoy mencapai Rp 297,18 miliar. Hal tersebut dipicu oleh peningkatan penjualan yang tumbuh 24,53 persen yoy mencapai sebesar Rp 1,83 triliun. Sisa dana hasil penawaran umum/IPO CMRY terbilang besar masih tersisa sebesar 75 persen dari total raihan.

 

TOWR

Buy : 1020

TP : 1050

Stop loss : 995

Bullish engulfing candle, volume meningkat signifikan konfirmasi bullish continuation. Stochastic di area netral dan MACD line maupun bar histogram dalam momentum positif.

Segmen Fiber To The Tower (FTTT) tercatat mencapai 89,74 persen menjadi sebesar Rp 412,3 miliar, didukung oleh kuatnya permintaan operator telekomunikasi yang terus meningkatkan kualitas jaringan. Penyewaan FTTT memiliki kontrak jangka Panjang dan FTTT TOWR telah meningkat menjadi 162.399 km. prospek permintaan FTTT akan cukup pesat seiring dengan upaya operator telekomunikasi memperluas layanan 5G.

 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement