Jumat 19 May 2023 00:45 WIB

#DIATF 2023 Dukung Pencapaian 1,4 Miliar Perjalanan Wisata

Ini adalah ajakan agar masyarakat lebih mencintai destinasi wisata di Indonesia.

Wisawatan menikmati pemandangan Danau Toba dari kawasan The Kaldera Toba Nomadic Escape, Pardamean Sibisa, Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Sumatra Utara, Senin (22/2/2021). Pameran pariwisata #DiIndonesiaAja Travel Fair 2023 (#DIATF 2023) yang digagas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) diharapkan mampu mendukung pencapaian target 1,2 miliar–1,4 miliar perjalanan wisata dalam negeri pada 2023.
Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Wisawatan menikmati pemandangan Danau Toba dari kawasan The Kaldera Toba Nomadic Escape, Pardamean Sibisa, Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Sumatra Utara, Senin (22/2/2021). Pameran pariwisata #DiIndonesiaAja Travel Fair 2023 (#DIATF 2023) yang digagas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) diharapkan mampu mendukung pencapaian target 1,2 miliar–1,4 miliar perjalanan wisata dalam negeri pada 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pameran pariwisata #DiIndonesiaAja Travel Fair 2023 (#DIATF 2023) yang digagas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) diharapkan mampu mendukung pencapaian target 1,2 miliar–1,4 miliar perjalanan wisata dalam negeri pada 2023.

Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves Odo Manuhutu mengatakan #DIATF 2023 yang siap digelar 19-21 Mei 2023 di Grand Atrium Mal Kota Kasablanka, Tebet, Jakarta Selatan itu, bertujuan untuk mendukung implementasi program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI). Program BBWI diperkirakan akan memberikan dampak pendapatan pariwisata di kisaran Rp 3.281 triliun.

Baca Juga

Nilai tersebut akan berdampak signifikan terhadap pemulihan pariwisata dan ekonomi makro. "Selain itu juga untuk membangun kemandirian pariwisata Indonesia dengan mengembangkan pola pikir kebanggaan dan prioritas berwisata di Indonesia," kata Odo dalam keterangan di Jakarta, Kamis (18/5/2023).

Pemerintah telah menetapkan target pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 1,2 miliar Indonesia hingga 1,4 miliar perjalanan wisnus dengan nilai kontribusi pariwisata terhadap PDB diharapkan bisa mencapai 4,10 persen. Pencapaian target ini didukung dengan kampanye nasional Bangga Berwisata Di Indonesia (BBWI) dengan tagar #DIINDONESIAAJA sebagai ajakan agar masyarakat Indonesia lebih mencintai destinasi wisata di Indonesia sekaligus mendorong pariwisata di daerah.

 

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement