Kamis 11 May 2023 12:16 WIB

Jokowi Dorong IMT-GT Percepat Pertumbuhan Ekonomi

IMT-GT merupakan kerja sama segitiga emas bagi 85 juta penduduk di tiga negara.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Friska Yolandha
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan sejumlah kepala negara peserta KTT ke-42 ASEAN menaiki kapal pinisi di Labuan Bajo, NTT, Rabu (10/5/2023). Presiden mengajak pemimpin negara-negara peserta KTT ke-42 ASEAN menaiki kapal pinisi untuk menyaksikan keindahan alam Labuan Bajo.
Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan sejumlah kepala negara peserta KTT ke-42 ASEAN menaiki kapal pinisi di Labuan Bajo, NTT, Rabu (10/5/2023). Presiden mengajak pemimpin negara-negara peserta KTT ke-42 ASEAN menaiki kapal pinisi untuk menyaksikan keindahan alam Labuan Bajo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) agar mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Jokowi mengingatkan, tantangan ke depan tidaklah mudah dan ketidakpastian semakin tinggi.

Selain itu, rivalitas juga masih tajam dan efek domino goncangan ekonomi global masih terus mengancam. Hal ini disampaikan Jokowi saat membuka KTT ke-15 IMT-GT, Labuan Bajo, Kamis (11/5/2023).

Baca Juga

“Ke depan, IMT-GT harus semakin mampu, semakin mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, karena tantangan ke depan tidak mudah ketidakpastian masih tinggi, rivalitas masih tajam dan efek domino goncangan ekonomi global masih terus mengancam,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, IMT-GT merupakan kerja sama segitiga emas bagi 85 juta penduduk di tiga negara. Ia pun mengaku senang karena meskipun dilanda krisis global, volume perdagangan IMT-GT berhasil mencapai 618 miliar dolar AS pada 2021.

Karena itu, ia pun mengajak ketiga negara untuk terus meningkatkan daya saing, konektivitas pariwisata dan investasi.

“Mari kobarkan semangat kolaborasi khususnya dengan peningkatan daya saing, konektivitas pariwisata, dan investasi untuk mencapai visi IMT-GT tahun 2026,” ujar Jokowi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement