Rabu 19 Apr 2023 15:06 WIB

PT Taspen Fokus Lakukan Tranformasi Digital Tahun Ini

Kini total peserta yang dikelola perseroan sekitar tujuh juta.

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Lida Puspaningtyas
 PT Taspen (Persero) menggelar Mudik Bersama Taspen Tahun 2023.
Foto: Taspen
PT Taspen (Persero) menggelar Mudik Bersama Taspen Tahun 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Taspen (Persero) fokus melakukan transformasi digital tahun ini. Langkah itu diharapkan dapat mempermudah proses bisnis sekaligus melayani nasabah Taspen.

"Aksi korporasi (pada 2023) paling pertama adalah totally digitalize all the business transaction," ujar Direktur Utama PT Taspen (Persero) ANS Kosasih saat ditemui Republika di Jakarta, Selasa (18/4/2023).

Baca Juga

Hanya saja ia enggan menyebut secara rinci total investasi yang diperlukan dalam membangun digitalisasi tersebut. Setiap tahun, kata dia, seluruh perusahaan milik negara (BUMN) termasuk Taspen memang diminta meningkatkan digitalisasinya atau disebut level digital 4.0. Maka perseroan memasukkan rencana pengembangan digital ke Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).

Selama ini, lanjutnya, Taspen sudah membangun platform digital. Hanya saja, jelas Kosasih, peserta Taspen yang banyak dari pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagian besar gagap teknologi.

"Tapi sekarang sudah banyak kita melayani yang peserta yang aktif juga. Kita sudah melatih (peserta) dari sejak mereka masih aktif, bagaimana cara menggunakan fitur-fitur layanan Taspen, jadi kalau sudah pensiun bisa langsung dipakai saja (platform aplikasinya)," jelas dia.

Ia menyebutkan, kini total peserta yang dikelola perseroan sekitar tujuh juta. Sebanyak empat juta di antaranya merupakan PNS aktif, sedangkan tiga juga sisanya adalah pensiunan.

Kosasih meyakini, kinerja perusahaan pada 2023 akan lebih baik dibandingkan tahun lalu. Meski tahun ini penuh tantangan.

Dirinya menuturkan, selama ini Taspen sudah terbukti dan teruji melayani pensiunan PNS. Maka sekarang, perusahaan ingin melayani PSN aktif.

"Bagaimana kami bisa membantu pemerintah daerah agar lebih aktif lagi meningkatkan kesejahteraan para insan PNS. Kita juga sudah membuka digital platform yang nantinya kita bangun untuk para PNS dan Pemda agar lebih baik komunikasinya," tutur dia.

Melalui platform digital, sambungnya, seluruh transaksi pun bisa lebih baik dan aman. Itu karena berbasiskan teknologi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement