Rabu 19 Apr 2023 10:31 WIB

Motoris Pertamina Disiagakan Antarkan BBM untuk Pemudik di Tasikmalaya

Satu motoris disebut akan membawa sekitar 30 liter BBM jenis Pertamax dan Dex.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Motoris Pertamina.
Foto: Prayogi/Republika.
(ILUSTRASI) Motoris Pertamina.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA — PT Pertamina memberikan pelayanan pengantaran bahan bakar minyak (BBM) lewat motoris untuk membantu pemudik atau masyarakat pada momen Lebaran 2023. Di wilayah Tasikmalaya, ada tiga motoris Pertamina yang disiagakan.

Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Retail VI Bandung, Imam Bukhari, mengatakan, dua motoris disiagakan di jalur Gentong dan satu motoris disiagakan di Pos Tapal Kuda Jalan Garut-Tasikmalaya.

“Satu motoris akan membawa sekitar 30 liter BBM jenis Pertamax dan Dex. Maksimal pembelian sepuluh liter agar masyarakat sampai SPBU,” kata Imam di Tasikmalaya, Selasa (18/4/2023).

Imam mengatakan, motoris ini tidak hanya disiagakan merespons permintaan yang masuk ke pusat panggilan Pertamina. Para motoris Pertamina juga disebut akan bergerak mencari pengguna kendaraan yang membutuhkan atau kehabisan BBM di tengah perjalanan.

Menurut Imam, para motoris itu akan dikawal oleh aparat kepolisian agar lebih lancar saat melakukan pengantaran BBM.

Di wilayah Priangan Timur, selain di Tasikmalaya, Imam mengatakan, layanan motoris Pertamina akan disiagakan di Cisaga, Kabupaten Ciamis. 

Menurut Imam, ada juga layanan yang ditempatkan di Kabupaten Pangandaran. “Kalau di Pangandaran, mungkin tidak pakai motor karena di sana pasti tidak gerak. Kita akan gunakan sepeda atau gerobak,” ujar dia.

Imam mengatakan, Pertamina akan memastikan kebutuhan energi masyarakat selama momen Lebaran ini tercukupi. Terutama menghadapi perkiraan puncak arus mudik mulai 19 April dan puncak arus balik yang diprediksi pada 25-30 April sampai 1 Mei 2023.

Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Deny Djukardi, mengatakan, pihaknya menyiapkan stok BBM dan elpiji di wilayah Jawa Barat, serta berbagai layanan tambahan untuk momen Lebaran kali ini.

“Selama libur Lebaran, diperkirakan kebutuhan gasoline akan naik sebesar enam persen, kebutuhan gasoil turun sebesar empat persen, avtur naik enam persen, dan kebutuhan elpiji turun sebesar dua persen,” kata Deny, melalui siaran pers.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement