Kamis 13 Apr 2023 19:42 WIB

Bank Mandiri Siapkan Kebutuhan Uang Tunai Rp 5,9 Triliun Jelang Lebaran

Kebutuhan uang tunai disiapkan untuk wilayah Jawa Barat.

Bank Mandiri menyiapkan kebutuhan uang tunai sekitar Rp 5,9 triliun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan uang tunai di masyarakat wilayah Jawa Barat, kecuali Bogor, Depok dan Bekasi, selama 30 hari ke depan.
Foto: Dok. Bank Mandiri
Bank Mandiri menyiapkan kebutuhan uang tunai sekitar Rp 5,9 triliun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan uang tunai di masyarakat wilayah Jawa Barat, kecuali Bogor, Depok dan Bekasi, selama 30 hari ke depan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Bank Mandiri menyiapkan kebutuhan uang tunai sekitar Rp 5,9 triliun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan uang tunai di masyarakat wilayah Jawa Barat, kecuali Bogor, Depok dan Bekasi, selama 30 hari ke depan. Hal ini berkaitan dengan Ramadhan dan jelang Idul Fitri 1444 H. Alokasi ini meningkat sekitar 7,9 persen dari periode yang sama pada tahun lalu.  

Regional CEO Bank Mandiri Region VI/Jawa Barat M Wisnu Trihanggodo mengatakan, inisiatif ini sejalan dengan keinginan perseroan untuk memastikan nasabah dapat melakukan berbagai aktivitas rutin di bulan Ramadhan dan Idul Fitri secara nyaman pasca keputusan pemerintah mencabut kebijakan pembatasan kegiatan sosial. Sebagian besar dari alokasi kebutuhan uang tunai digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengisian ATM Bank Mandiri yang diprediksi sekitar Rp 5,3 triliun selama periode tersebut. 

Baca Juga

“Guna mendukung penyaluran uang tunai ke masyarakat, kami juga telah mengoptimalisasi pengisian 1.206 mesin ATM Bank Mandiri yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus di seluruh Indonesia sejak akhir bulan lalu hingga saat libur Lebaran,” kata Wisnu, dalam keterangan resminya, Kamis (13/4/2023).

Selain mesin ATM, dia melanjutkan, Bank Mandiri juga mengoptimalkan channel-channel pembayaran online untuk membantu nasabah bertransaksi dengan cepat, antara lain dengan mesin EDC dan aplikasi Livin’ by Mandiri.

“Kami telah melakukan preventive maintenance untuk sekitar 256 ATM dan 3.252 EDC yang berlokasi strategis seperti di rest area, bandara, stasiun, terminal, pelabuhan, pusat perbelanjaan, hotel, SPBU dan tempat wisata,” katanya.

Nasabah juga dapat menggunakan Livin’ by Mandiri yang kini telah mampu memenuhi berbagai kebutuhan seperti cek saldo, pembayaran tagihan bulanan, top up otomatis e-wallet, tarik tunai tanpa kartu, serta pembayaran dengan Quick Response (QR) payment sumber dana tabungan ataupun kartu kredit. Bahkan, nasabah juga dapat melakukan pemesanan tiket kereta dan pesawat pada super app ini.

“Dengan fitur top up mandiri e-money pada Livin’ by Mandiri, nasabah yang melakukan perjalanan lewat tol akan sangat dimudahkan karena top up dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja,” ujar Wisnu.

Sedangkan bagi pengguna jalan tol yang belum memiliki kartu mandiri e-money, Wisnu menjelaskan, pihaknya akan menyiapkan stock kartu hingga 108.000 kartu yang dapat diperoleh di cabang, toko retail (Indomaret, Alfamart, dll), outlet resmi bankmandiri di ecommerce (Tokopedia, Blibli, Shopee), serta vending machine di lokasi transportasi dan stasiun.

Pihaknya juga akan memastikan kesiapan jaringan IT secara optimal untuk mengantisipasi kenaikan transaksi yang dilakukan nasabah pada seluruh channel pembayaran elektronik, dengan membentuk tim monitoring IT yang selalu siaga.

"Tidak hanya itu, selama bulan Ramadhan Bank Mandiri juga memberikan banyak program khusus spesial Ramadhan untuk memanjakan nasabah, seperti Discount sampai dengan 50 persen dengan Livin’ Poin untuk transaksi menggunakan kartu debet dan kartu kredit Mandiri di EDC Mandiri di seluruh tenant yang sudah bekerjasama, kemudian program cicilan nol persen sampai dengan 24 bulan dengan potongan harga hingga 2 juta rupiah, ada juga cashback 50 persen dengan QRIS Livin’ by Mandiri untuk sumber dana kartu kredit juga tidak lupa free voucher hingga 100 ribu rupiah dan promo lainnya yang dapat diakses info lengkapnya melalui bmri.id/rmdn23bdg," kata Wisnu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement