Pertamina Siapkan Stok Gasolin Penuhi Kebutuhan Mudik Lebaran 2023

Red: Nora Azizah

Selasa 11 Apr 2023 22:19 WIB

Pertamina Patra Niaga menyiapkan stok gasolin untuk kebutuhan mudik Lebaran 2023, menyusul prediksi kenaikan jumlah pemudik. Foto: Pertamina Pertamina Patra Niaga menyiapkan stok gasolin untuk kebutuhan mudik Lebaran 2023, menyusul prediksi kenaikan jumlah pemudik.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Pertamina Patra Niaga menyiapkan stok gasolin untuk kebutuhan mudik Lebaran 2023, menyusul prediksi kenaikan jumlah pemudik pada tahun ini. Area Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Brasto Galih Nugroho di Solo, Selasa (11/4/2023), mengatakan, sudah melakukan kesiapan satgas Pertamina pada Ramadhan dan Idul Fitri 2023.

"PPKM juga sudah dicabut, perekonomian menggeliat, pergerakan manusia, pergerakan barang sudah sangat beda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya saat pandemi COVID-19," katanya.

Baca Juga

Ia mengatakan, di wilayah Solo Raya konsumsi gasolin diperkirakan meningkat sekitar 27 persen, yakni dari sekitar 2.400 kiloliter/hari menjadi 3.100 kl/hari. Sedangkan gasoil turun 2 persen yakni dari 1.343 kl/hari menjadi 1.135 kl/hari.

Selanjutnya untuk avtur selama masa satgas diestimasikan naik 6,1 persen, yakni dari 24,9 klmenjadi 26,4 kl. Untuk elpiji diperkirakan naik 3,7 persen, yakni dari 1,54 juta tabung untuk konsumsi hariannya meningkat menjadi 1,6 juta tabung.

"Estimasi ini selama masa satgas, yakni sejak 1 April-2 Mei," katanya lagi.

Sedangkan untuk puncak permintaan saat arus mudik Lebaran pada tanggal 19 April dan saat arus balik pada 29 April 2023. Upaya lain yang dilakukan oleh Pertamina untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di antaranya menyelenggarakan SPBU siaga, Pertamina siaga di rest area tol, dan motoris khusus masa satgas.

"Disiapkan juga SPBU kantong, jadi di SPBU tersebut kami siapkan truk tangki berisi BBM yang disiagakan di titik-titik tertentu yang menyuplai pasokan BBM ke SPBU yang dipandang kritis," katanya.

Terpopuler