Selasa 11 Apr 2023 13:55 WIB

Melebihi Target, BRI Bukukan Penjualan SR018 Hingga Rp 1,7 Triliun

Penjualan SR018 tercatat 231,25 persen dari target yang telah ditetapkan.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Friska Yolandha
Surat Berharga Syariah Negara SR018
Foto: Tim infografis Republika
Surat Berharga Syariah Negara SR018

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berhasil mencatatkan penjualan sukuk ritel seri SR018 melebihi target untuk periode 3 Maret 2023-29 Maret 2023. Sampai dengan akhir masa penawaran SR018, yakni pada 29 Maret 2023, tercatat penjualan SR018 mencapai Rp 1,7 triliun atau sebesar 231,25 persen dari target yang telah ditetapkan oleh Kementerian Keuangan RI.

Angka tersebut meningkat dibandingkan penjualan SR017 pada tahun 2022 yang realisasi penjualannya sebesar Rp 1,01 triliun. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap penjualan Sukuk Ritel yang semakin meningkat.

Baca Juga

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengungkapkan hal tersebut menjadi salah satu tolak ukur tingginya minat investor terhadap penjualan Sukuk Ritel seri SR018. Diketahui, terdapat dua jenis tenor yang dikeluarkan pada seri tersebut, yakni SR018-T3 dengan tenor 3 tahun dan SR018-T5 dengan tenor 5 tahun.

Handayani melanjutkan, produk SR018 dapat dijadikan alternatif penempatan investasi yang aman dan memberikan imbal hasil yang menarik bagi investor. “Dengan tingginya minat investor dalam melakukan pembelian produk SR018 dan telah melampaui target, maka dapat menjadi salah satu penanda bahwa pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya berinvestasi semakin meningkat,” jelas Handayani dalam keterangan resmi, Selasa (11/4/2023).

Menurut Handayani, Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang besar dalam penjualan SBN. Masyarakat sudah memahami bahwa SBN cocok dijadikan salah satu pilihan alokasi portofolio nasabah, dengan profil risiko konservatif, moderat, hingga agresif.

Peran BRI sebagai mitra pemerintah dalam memasarkan produk SBN, lanjutnya, tak terlepas dari komitmen perseroan untuk turut mendukung proses pemulihan ekonomi. Selain itu BRI juga berupaya untuk terus membangun pertumbuhan inklusi keuangan di Indonesia.

Ke depan, BRI juga terus berkomitmen menyediakan alternatif investasi yang sangat menarik dan aman bagi masyarakat. Handayani menambahkan, perseroan selalu berupaya membangun dan menciptakan economic dan social value bagi masyarakat Indonesia.

Untuk keamanan dan kenyamanan nasabah dalam berinvestasi, BRI pun bekerja sama dengan manager investasi, asuradur atau perusahaan asuransi maupun sekuritas terpercaya. BRI ingin menjadi pilihan utama nasabah dalam mempercayakan seluruh transaksi perbankan, dan dapat menjadi finansial super market dalam menjawab beragam kebutuhan investasi dan proteksi nasabah.

Seluruh layanan keuangan senantiasa mendukung aspek integrated and one stop financial solution untuk mendukung kebutuhan nasabah individu maupun bisnis, melalui berbagai instrumen, seperti obligasi pemerintah, obligasi korporasi, reksadana, sekuritas, bancassurance maupun pengelolaan dana pensiun.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement