Kamis 23 Feb 2023 10:08 WIB

Ekspor Indonesia ke Jerman Meningkat pada 2022

Nilai ekspor Indonesia ke enam negara bagian di Jerman mencapai Rp 77 triliun.

Warga difabel menyusun pola potongan kain saat mengikiti pelatihan menjahit di Klewor, Kemusu, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (6/7/2022). Nilai ekspor Indonesia ke enam negara bagian di Jerman meningkat signifikan.
Foto: ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Warga difabel menyusun pola potongan kain saat mengikiti pelatihan menjahit di Klewor, Kemusu, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (6/7/2022). Nilai ekspor Indonesia ke enam negara bagian di Jerman meningkat signifikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai ekspor Indonesia ke enam negara bagian di Jerman, yakni Baden-Wrttemberg, Bayern, Hessen, Nordrhein-Westfalen, Rheinland-Pfalz, dan Saarland, meningkat signifikan. Nilai perdagangan bilateral antara kedua negara menunjukkan kinerja yang sangat menggembirakan sepanjang tahun 2022.

Hal itu tercermin dari nilai perdagangan yang berhasil dicatat antara Indonesia dengan enam negara bagian di Jerman, demikian menurut keterangan yang diperoleh dariKJRI Frankfurt pada Kamis (23/2/2023). Berdasarkan data dari Kantor Statistik Federal Jerman (Destatis), nilai perdagangan antara Indonesia dengan enam negara bagian tersebut mencapai 4,83 miliar euro (sekitar Rp 77,9 triliun) pada 2022, atau meningkat sebesar 39,62 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga

Selain itu, menurut KJRI Frankfurt, Indonesia juga mampu mencatat surplus neraca perdagangan dengan enam negara bagian Jerman itu, yakni sebesar 1,1 miliar Euro (sekitar Rp 17,74 triliun) pada 2022. Ini meningkat sebesar 38,58 persen dibandingkan surplus neraca perdagangan pada 2021.

"Sebagai sentra utama industri dan konsentrasi penduduk terbesar di Jerman, produk ekspor unggulan Indonesia sangat dominan masuk melalui enam negara bagian di bawah wilayah kerja KJRI Frankfurt," kata Acep Somantri, Konsul Jenderal RI di Frankfurt.

Enam negara bagian di wilayah kerja KJRI Frankfurt mencakup 63,61 persen populasi keseluruhan di Jerman. Keenamnya berkontribusi terhadap 68 persen dari produk domestik bruto (PDB) negara itu secara keseluruhan.

"Kinerja perdagangan yang terus membaik, bahkan melebihi kinerja sebelum masa pandemi, menunjukkan aktivitas perekonomian di Jerman berangsur pulih pada 2022. Capaian dimaksud sangat menggembirakan di tengah krisis energi dan inflasi tinggi yang melanda Jerman sebagai dampak dari konflik antara Rusia dan Ukraina," ujar Acep.

Menurut KJRI Frankfurt, komoditas ekspor unggulan utama Indonesia ke enam negara bagian Jerman tersebut pada 2022 mencakup produk kulit olahan dan garmen, produk pangan, bahan kimia, peralatan elektronik, logam, karet dan plastik, serta material kendaraan bermotor.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement