Kamis 20 Oct 2022 18:13 WIB

Garuda Maksimalkan Penerbangan Internasional Profitable dan Kargo

Pada 1 November 2022, Garuda akan membuka kembali penerbangan dari Narita ke Bali.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya
Pesawat Garuda Indonesia (ilustrasi)
Foto: Reuters
Pesawat Garuda Indonesia (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masapai Garuda Indonesia memastikan dalam waktu dekat akan membuka kembali rute penerbangan internasional yang sebelumnya dinonaktifkan. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra ketersediaan pesawat yang terus ditingkatkan juga bersamaan dengan mengaktifkan rute penerbangan. 

"Kami sampaikan pada 1 November 2022, kami akan membuka kembali penerbangan dari Narita ke Bali," kata Irfan dalam konferensi pers, Kamis (20/120/2022). 

Baca Juga

Dia menjelaskan rute tersebut dipilih untuk diaktifkan kembali untuk memanfaatkan peluang dibukanya kembali penerbangan dari Jepang. Irfan berharap rute tersebut dapat mengundang wisawatan dari Jepang ke Indonesia. 

Tak hanya penerbangan internasional itu saja, Irfan mengatakan penerbangan internasional Jakarta-Melbourne akan dibuka kembali. "Nanti 23 November juga akan dibuka kembali Jakarta-Melbourne dan akan dilanjutkan pada Desember 2022 Melbourne-Bali," ungkap Irfan. 

 

Selain mengaktifkan penerbangan internasional yang potensial, Direktur Layanan dan Niaga Garuda Indonesia Ade R Susardi mengatakan Garuda juga akan terus mengoptimalkan penerbangan kargo. Ade menuturkan Garuda sudah mengoptimalkan penerbangan kargo sejak pandemi mempengaruhi penurunan jumlah penumpang. 

"Akan tetap fokus ke depannya lagi, melihat perkembangan pandemi itu menjadi penopang utama kita karena penumpang kurang banyak dan kita punya kapasitas yang cukup besar," tutur Ade. 

Untuk itu, Ade menegaskan kargo juga akan menjadi prioritas Garuda untuk selanjutnya. Dengan adanya peningkatan penumpang yang terjadi saat ini, Ade memastikan kapasitas kargo juga akan menyesuaikan. 

"Fokus kargo kita aan seperti sekarang bahkan ditingkatkan karena bisnis ini salah satu penopang Garuda Indonenesia," ucap Ade.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement