Selasa 23 Aug 2022 00:04 WIB

Kunjungan Wisman Tahun 2023 Ditargetkan Hingga 7,4 Juta

Tahun ini, pemerintah menargetkan kunjungan wisman hingga 3,6 juta.

Sejumlah wisatawan melihat prosesi ritual Manene di kawasan desa wisata To rea, Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Selasa (16/8/2022). Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyatakan pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di tahun 2023 sebanyak 3,5-7,4 juta kunjungan.
Foto: ANTARA/Arnas Padda
Sejumlah wisatawan melihat prosesi ritual Manene di kawasan desa wisata To rea, Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Selasa (16/8/2022). Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyatakan pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di tahun 2023 sebanyak 3,5-7,4 juta kunjungan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyatakan pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di tahun 2023 sebanyak 3,5-7,4 juta kunjungan. Tahun ini, pemerintah menargetkan kunjungan wisman hingga 3,6 juta.

"Jadi kalau tahun ini targetnya 1,8-3,6 juta, maka tahun depan kita lipatgandakan," ujarnya dalam The Weekly Brief with Sandi Uno di Jakarta, Senin (22/8/2022).

Baca Juga

Organisasi Pariwisata Dunia (UN World Tourism Organization/UNWTO) memprediksikan sektor pariwisata tumbuh 70 persen dibandingkan tahun 2019. Menurut Sandiaga, hal tersebut merupakan sinyal yang sangat baik untuk pengembangan pariwisata.

Meskipun di masa pascapandemi COVID-19 akan banyak tantangan seperti harga tiket pesawat yang meningkat serta volatility (lingkungan bisnis yang bergejolak), uncertainty (ketidakpastian), complexity (kompleks), dan ambiguity (ambiguitas), pihaknya meyakini bakal mempercepat pemulihan pasar industri pariwisata maupun ekonomi kreatif dengan kebijakan yang tepat.

"Fokus kita sekarang memang masih wisnus (wisatawan nusantara), belum ke wisman. Tapi saya yakin dengan kebijakan visa yang lebih baik, dengan konektivitas penerbangan langsung yang lebih banyak, kita yakin Indonesia akan mampu mencapai target di tahun 2023," ungkap Sandiaga.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga akan mendorong lima Destinasi Super Prioritas (DSP), sejumlah acara tahunan, MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition), dan peningkatan kualitas pariwisata melalui reskilling, newskilling, dan upskilling untuk sumber daya manusia di sektor terkait.

"Dan tentunya, melalui program unggulan desa wisata, Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif, dan Indonesia Spice Up the World, insya Allah akan memperlihatkan kemajuan yang signifikan khususnya di tahun 2023. Jadi kelihatannya tahun depan cukup cerah untuk pariwisata," ucap dia.

Hingga Juni 2022, kunjungan wisman ke Indonesia melalui pintu masuk utama mencapai 345,44 ribu atau naik 1.973 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu. Peningkatan juga tercapai jika dibandingkan bulan Mei 2022 yang sebesar 63 persen.

Untuk jumlah kunjungan wisman dari Januari-Juni 2022 mencapai 743,21 ribu atau 929,66 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu. Pencapaian itu dibarengi kenaikan tingkat kamar hotel berbintang di Indonesia pada Juni 2022 mencapai 50,28 persen atau naik 11,73 persen dibandingkan tahun lalu.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement