Jumat 29 Apr 2022 23:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis Bikin Putri Tanjung Kuat: Aku Lewati Proses Gagal dan Kerugian

Pendiri Creativepreneur, Putri Tanjung satu suara dengan Sandiaga Uno bahwa generasi milenial bukanlah kaum rebahan. Selengkapnya di sini.

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id
Putri Tanjung (Instagram/Putri Tanjung)
Putri Tanjung (Instagram/Putri Tanjung)

Pendiri Creativepreneur, Putri Tanjung satu suara dengan Sandiaga Uno bahwa generasi milenial bukanlah kaum rebahan, melainkan generasi pembawa perubahan. Putri mengakui dengan adanya teknologi sudah pasti akan mempermudah dan mempercepat perubahan itu sendiri.

Namun, Putri mengingatkan untuk menghargai setiap proses yang mereka hadapi. Sebagai pengusaha muda, Putri merasakan sendiri jatuh bangunnya. Ia bahkan mengatakan tidak mungkin bisa berada di posisi saat ini tanpa melewati proses gagal dan kerugian.

Dalam video YouTube bertajuk "[PART 2] - CANTIK, PINTAR, MUDA, DAN PEKERJA KERAS! SANDI UNO : “KEREN!”", Putri melanjutkan untuk memulai bisnis atau event atau content, pastikan ide yang dimiliki adalah ide terbaik yang sudah melewati berbagai riset.

Baca Juga: Akui Nama Belakang Ayahnya Berat, Putri Tanjung: Lo Gagal Salah, Lo Sukses Juga Salah

Putri sendiri mengakui bahwa kesuksesannya karena kedua orang tuanya yang hebat. Karena tanpa dukungan dan didikan kedua orang tuanya, Putri tidak akan bisa sampai sekarang. Privilege yang Putri miliki juga ia anggap sebagai berkah dari Tuhan sehingga harus dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab.

Putri juga mengakui bahwa ia 'gila' bekerja karena ia sangat menyukai apa yang ia kerjakan. Putri juga selalu mendorong timnya untuk memiliki tujuan yang sama dengannya. Oleh karena itu, ia selalu membuat moto yang memotivasi timnya.

"Di tim aku yang terpenting harus memiliki tujuan dan value yang sama, dan harus memiliki keahlian yang berbeda-beda," ujar Putri. Ini karena Putri memahami sebuah tim dengan latar dan keahlian yang berbeda-beda akan menghasilkan harmoni yang hebat dan perspektif yang banyak.

Di tengah pandemi ini, Putri juga melihat ada banyak peluang inovasi di depan mata terutama secara digital. Di sisi lain, para UMKM juga terdampak karena pembatasan sosial yang dilakukan masyarakat.

Oleh karena itu Putri bekerjasama dengan Kemenkop UMKM mengadakan acara 'Pahlawan Digital' yang membuka peluang anak-anak muda penuh inovasi untuk membantu akses digital UMKM, seperti startup Titipku dan Wahyoo.

Lebih lanjut, menjadi pengusaha, bagi Putri Tanjung adalah seseorang yang harus memiliki pola pikir pengusaha seperti pandai melihat peluang, mampu memecahkan masalah, dan lain sebagainya. Selain itu juga perlu inovasi karena semakin ke depan akan semakin banyak persaingan, di mana para pesaing memiliki inovasi yang juga luar biasa. Lalu selanjutnya adalah kreativitas untuk menambah keunikan dan nilai pada produk kita. Terakhir, seorang pengusaha harus memiliki spirit kolaborasi karena saat ini kita tidak bisa menang sendirian.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement