Senin 07 Feb 2022 13:19 WIB

Percepat Pemulihan, Sektor Properti Melbourne Beri Potongan Pajak

Hal ini membuat properti di negara bagian Victoria, khususnya Melbourne, menggeliat.

Pemerintah negara bagian Victoria megeluarkan kebijakan khusus bagi para pembeli hunian pertama termasuk para pembeli dari luar negeri.
Foto: Istimewa
Pemerintah negara bagian Victoria megeluarkan kebijakan khusus bagi para pembeli hunian pertama termasuk para pembeli dari luar negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Guna mempercepat pemulihan ekonomi khususnya di sektor properti, pemerintah negara bagian Victoria megeluarkan kebijakan khusus bagi para pembeli hunian pertama termasuk para pembeli dari luar negeri. Pemerintah Victoria memberikan potongan hingga 50 persen untuk stamp duty bagi para First Home Buyers untuk proyek hunian off-the-plan hingga bulan Juli 2022.

Hal ini tentu saja membuat sektor properti di negara bagian Victoria, khususnya Melbourne semakin menggeliat. Menyikapi hal tersebut, Direktur Penjualan dan Pemasaran Crown Group Indonesia, Tyas Sudaryomo, mengungkapkan antusiasmenya menatap tahun 2022. 

“Tentu saja hal ini merupakan berita yang menggembirakan khususnya bagi para calon pembeli dari Indonesia yang sedang mencari investasi properti di Melbourne dengan potensi imbal hasil yang besar,” ungkap dia dalam rilisnya yang diterima Republika.co.id, Senin (7/2/2022).

“Masuknya kembali para siswa luar negeri ke Melbourne, sebagai salah satu destinasi pendidikan utama di Australia, turut berperan memicu perbaikan sektor properti di ibukota negara bagian Victoria tersebut,” ujarnya lagi.

 

Perlu diingat, bahwa hampir 60 persen mereka yang tingal di kawasan inner suburb Melbourne seperti Southbank adalah penyewa. Dampak positifnya, dapat terlihat dari data yang dimiliki oleh domain.com.au yang menunjukkan tingkat kekosongan di Melbourne turun selama tiga bulan berturut-turut, dari 3,1 persen pada Oktober 2021 menjadi 3 persen pada November 2021, dan saat ini berada di level terendah sejak Juni 2020. 

Menurut www.studymelbourne.vic.gov.au, setiap tahunnya terdapat 200 ribu siswa dari 170 negara yang datang ke Victoria untuk melanjutkan studinya. Monash, Melbourne University dan RMIT adalah tiga intitusi pendidikan yang paling diminati oleh siswa Indonesia di Melbourne.

“Tidak lah mengherankan apabila Melbourne selain dikenal sebagai kota universitas terbesar di Australia tapi juga sebagai destinasi investasi properti di Kawasan Asia Pasifik,” tambah Tyas.

Mengutip Theurbandeveloper.com, bank-bank besar Australia memprediksi pertumbuhan harga hunian di Kota Melbourne pada 2022, sangat positif. ANZ memperkirakan pertumbuhan hunian mencapai 7 persen, sementara CBA dan Westpac memprediksi pertumbuhan harga mencapai 8 persen.

Saat ini Crown Group sedang membangun hunian mid-rise pertamanya di kota Melbourne, ARTIS. 

Terletak di area sudut seluas 2,070 meter persegi di 175 Sturt Street, bangunan ini akan menampung 153 unit apartemen dan dengan satu, dua dan tiga kamar tidur yang mewah serta griya tawang.  

Didesain oleh Koichi Takada, architects terinspirasi oleh seni menggambar yang akhirnya memunculkan konsep desain Art in Motion yang memiliki dua menara putih melengkung yang mencolok dikelilingi oleh "pita" putih yang berliku-liku. ARTIS adalah proyek pertama Koichi Takada di Kota Melbourne, diharapkan akan memperkaya wajah Kawasan Southbank melalui keindahan efek façade pita putihnya yang mencerminkan pergerakan Art in Motion

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement