Jumat 28 Jan 2022 02:05 WIB

Uji Laik Fungsi Tol Pamulang-Cinere Ditargetkan Kuartal I 2022

Hal ini untuk memastikan kelayakan jalan tol mulai dari pemeriksaan sarana dan prasar

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Fuji Pratiwi
Logo PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Uji laik fungsi Tol Pamulang-Cinere ditargetkan pada kuartal I 2022.
Foto: jasamarga.com
Logo PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Uji laik fungsi Tol Pamulang-Cinere ditargetkan pada kuartal I 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yakni PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) saat ini sudah merampungkan konstruksi Tol Serpong Cinere seksi II Ruas Pamulang-Cinere sepanjang 3,64 kilometer sejak November 2021. PT Cinere Serpong Jaya menargetkan uji laik fungsi dapat dilakukan pada kuartal I 2022. 

"Kami berharap uji laik fungsi bisa dilaksanakan pada kuartal I 2022 untuk memastikan kelayakan jalan tol mulai dari pemeriksaan sarana dan prasarana, marka jalan, hingga operasionalnya," kata Direktur Utama PT CSJ Mirza Nurul Handayani dalam pernyataan terrulisnya, Kamis (27/1/2022).  

Baca Juga

Dia menjelaskan bahwa proses uji laik fungsi merupakan tahap terakhir dari rangkaian progres pembangunan Jalan Tol Serpong Cinere ruas Pamulang-Cinere sebelum dioperasikan. Setelah uji laik fungsi dilakukan tol tersebut baru bisa digunakan oleh masyarakat.

Mirza mengatakan, uji laik fungsi dilaksanakan untuk memastikan semua persyaratan teknis dan kelengkapan jalan yang ada di ruas jalan sesuai dengan standar manajemen dan keselamatan lalu lintas. "Kegiatan uji laik fungsi dilaksanakan oleh tim evaluasi yang terdiri dari unsur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, hingga pihak Kepolisian melalui Korlantas Polri," ungkap Mirza. 

Dengan kesiapan fasilitas dan pelayanan operasional yang telah disiapkan untuk Jalan Tol Serpong Cinere Ruas Pamulang-Cinere, Mirza optimistis lulus tahap uji laik fungsi. Dia menambahkan, target pengoperasiannya menyesuaikan dengan rampungnya pekerjaan pembangunan dari Jalan Tol Cinere-Jagorawi Ruas Limo-Kukusan yang dikelola oleh PT Translingkar Kita Jaya.

Dia menjelaskan, hal tersebut dikarenakan ujung dari main road Jalan Tol Serpong Cinere Ruas Pamulang-Cinere di kilometer 35+250 akan tersambung langsung dengan main road dari Jalan Tol Cinere-Jagorawi Ruas Cinere-Limo. "Jika kedua ruas ini telah tersambung maka akses keluar terdekat untuk pengguna jalan adalah Gerbang Tol (GT) Limo yang akan dioperasikan oleh PT TLKJ," ungkap Mirza. 

Mirza memprediksi nantinya, peningkatan LHR kendaraan akan meningkat karena adanya potensi pengguna jalan dari wilayah Bogor, Ciawi, dan sekitar Jalan Tol Jagorawi serta dari wilayah Jakarta Selatan dan Depok dari Jalan Tol Desari. Sebab dari wilayah tersebut menjadi mudah dan cepat mengakses wilayah Serpong, Kunciran hingga Bandara Soekarno-Hatta melalui Jalan Tol JORR 2. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement