Rabu 09 Jun 2021 15:12 WIB

Penerbitan CWLS Ritel Akan Disinkronkan dengan SBN Ritel

CWLS Ritel dapat dilakukan secara online dan offline.

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Fuji Pratiwi
Logo Kementerian Keuangan, Jakarta (ilustrasi). Pemerintah berencana menyinkronkan penerbitan CWLS dengan SBN Ritel.
Foto: Republika/Adhi Wicaksono
Logo Kementerian Keuangan, Jakarta (ilustrasi). Pemerintah berencana menyinkronkan penerbitan CWLS dengan SBN Ritel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ke depan, Kementerian Keuangan berencana menerbitkan CWLS Ritel disesuaikan dengan rencana penerbitan SBN Ritel. Hal ini mengingat pemesanan pembelian CWLS Ritel dapat dilakukan secara online dengan menggunakan e-SBN dan secara offline

"Selain itu rencana penerbitan CWLS Ritel juga akan memanfaatkan momentum bulan Ramadhan yang kental dengan semangat berbagi dan bersedekah bagi umat Islam meningkat," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman, Rabu (9/6).

Baca Juga

Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berwakaf (wakif), pemerintah berkomitmen akan terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi di luar masa penawaran. Juga mendorong penguatan ekosistem wakaf produktif melalui Badan Wakaf Indonesia (BWI), Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Kemenag dan stakeholder lainnya.

Menurut keterangan pers Kemenkeu, penjualan SWR002 telah menjangkau 591 wakif di seluruh provinsi di Indonesia. Dari Rp 24,141 miliar total penjualan, sebesar Rp 15,661 miliar berasal dari wakif individu yang berjumlah 588 wakif. Sementara total wakif institusi yakni tiga institusi yang mengumpulkan sebesar Rp 8,480 miliar.

 

Profesi Pegawai Swasta mendominasi pemesanan dari wakif individu, baik dari sisi nominal pemesanan sebesar Rp 8,33 miliar atau 53,18 persen yang jumlahnya 334 orang atau 56,80 persen. Sementara partisipasi dari kategori ASN/TNI/Polri baru 64 wakif dengan jumlah Rp 1,24 miliar, padahal jumlahnya mencapai jutaan.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement