Kamis 20 May 2021 16:43 WIB

Erick Thohir Tunjuk Direktur Baru Barata Indonesia

Kementerian BUMN juga melakukan perubahan nomenklatur jabatan direksi Barata Indonesi

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Nidia Zuraya
Logo PT Barata Indonesia (Persero).
Logo PT Barata Indonesia (Persero).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian BUMN mengangkat Djoko Sarwono sebagai Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko PT Barata Indonesia (Persero) berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Pengangkatan tersebut ditetapkan Menteri BUMN Erick Thohir berdasarkan RUPSLB yang digelar virtual pada Kamis (20/5).

Berdasarkan Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-157/MBU/05/2021 tanggal 20 Mei 2021 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan dan Pengangkatan Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Barata Indonesia (Persero). 

Baca Juga

Menteri BUMN Erick Thohir tidak hanya melakukan pergantian posisi Direksi, namun juga melakukan perubahan nomenklatur jabatan yang semula Direktur Keuangan dan SDM berubah menjadi Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko. 

Salinan Keputusan Menteri BUMN tersebut disampaikan Asisten Deputi Bidang Jasa Telekomunikasi dan Media Kementerian BUMN YB Priyatmo Hadi dan turut dihadiri direksi PT PPA (Persero) sebagai kuasa pemegang saham PT Barata Indonesia (Persero), Dewan Komisaris, Direksi, serta Sekretaris Perusahaan.

Melalui SK tersebut Menteri BUMN memberhentikan dengan hormat Rahman Sadikin sebagai Direktur Keuangan dan SDM yang diangkat berdasarkan Keputusan Menteri BUMN nomor SK-184/MBU/08/2019 tanggal 21 Agustus 2019 dengan ucapan terimakasih atas segala sumbangsih tenaga dan pikirannya selama ini dalam memangku jabatan tersebut. 

"Atas nama manajemen kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi yang luar biasa dari Pak Rahman Sadikin selama berkarya bersama Barata Indonesia. Dalam kesempatan ini kami juga menyambut Pak Djoko Sarwono di jajaran manajemen untuk mencapai target korporasi yang telah dicanangkan," ujar Direktur Utama Barata Indonesia Fajar Harry Sampurno dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (20/5).

Harry berharap formasi baru ini dapat membawa regenerasi yang semakin positif dan bekerja sama secara solid dalam membangkitkan kembali kinerja perusahaan dan kejayaan industri manufaktur nasional. 

Djoko Sarwono sebelumnya menjabat sebagai Executive Vice President  PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), perusahaan BUMN di bawah naungan Kementerian Keuangan yang bertugas dalam mendukung percepatan penyediaan infrastruktur di Indonesia melalui skema Public Private Partnership.

Berikut jajaran Direksi PT Barata Indonesia (Persero) per 20 Mei 2021:

1. Direktur Utama: Fajar Harry Sampurno 

2. Direktur Operasi : Bobby Sumardiat Atmosudirjo 

3. Direktur Pemasaran : Sulistyo Handoko

4. Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko : Djoko Sarwono

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement