Jumat 12 Feb 2021 07:06 WIB

ESDM Targetkan 25 Smart Grid Terbangun Hingga 2024

Targetnya, setiap tahun dibangun lima sistem smart grid baru di Jawa-Bali.

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Friska Yolandha
Dalam meningkatkan keandalan sistem tenaga listrik, Smart Grid dipercaya menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan efisiensi dalam pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, Smart Grid dapat meningkatkan fleksibilitas transmisi agar dapat lebih banyak menerima Variable Renewable Energy (VRE).
Foto: ANTARA/Adwit B Pramono
Dalam meningkatkan keandalan sistem tenaga listrik, Smart Grid dipercaya menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan efisiensi dalam pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, Smart Grid dapat meningkatkan fleksibilitas transmisi agar dapat lebih banyak menerima Variable Renewable Energy (VRE).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam meningkatkan keandalan sistem tenaga listrik, Smart Grid dipercaya menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan efisiensi dalam pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, Smart Grid dapat meningkatkan fleksibilitas transmisi agar dapat lebih banyak menerima Variable Renewable Energy (VRE).

Smart Grid dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJPM), sudah ditetapkan dalam pengembangan sistem di Jawa-Bali. Targetnya, setiap tahun mulai tahun 2020 sampai 2024 diinstal lima sistem baru di Jawa-Bali. Dalam lima tahun ke depan akan dibangun dua puluh lima sistem Smart Grid baru.

Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Munir Ahmad menjelaskan bahwa teknologi Smart Grid merupakan salah satu strategi yang diupayakan oleh pemerintah dalam penyediaan listrik nasional sehingga seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan listrik dalam jumlah yang cukup, dengan kualitas yang baik, dan dengan harga yang terjangkau.

"Pemanfaatan teknologi Smart Grid tidak terbatas pada konsumen listrik perkotaan dan skala besar, teknologi Smart Grid juga dapat dimanfaatkan pada Smart Micro Grids skala kecil di pedesaan dan daerah terpencil dengan akses yang sulit ke jaringan transmisi," ungkap Munir, Jumat (12/2).

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement