Kamis 15 Oct 2020 06:50 WIB

AP II Perkuat Penerapan Safe Travel Campaign

AP II bersama stakeholders di 19 bandara menerapkan protokol kesehatan secara ketat

Rep: rahayu subekti/ Red: Hiru Muhammad
Calon penumpang antre saat melakukan check in di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (9/9/2020). PT Angkasa Pura II (Persero) mencatat terdapat peningkatan lalu lintas angkutan udara di Bandara Soekarno Hatta dengan jumlah penerbangan pada Agustus 2020 naik 17 persen dibandingkan Juli 2020 menjadi 14,393, jumlah pergerakan penumpang naik 36 persen menjadi 1,22 juta orang dan volume angkutan kargo stabil di 38,8 juta kg.
Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
Calon penumpang antre saat melakukan check in di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (9/9/2020). PT Angkasa Pura II (Persero) mencatat terdapat peningkatan lalu lintas angkutan udara di Bandara Soekarno Hatta dengan jumlah penerbangan pada Agustus 2020 naik 17 persen dibandingkan Juli 2020 menjadi 14,393, jumlah pergerakan penumpang naik 36 persen menjadi 1,22 juta orang dan volume angkutan kargo stabil di 38,8 juta kg.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) akan menerapkan Safe Travel Campaign ke tahapan selanjutnya. Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, dalam tahap selanjutnya, penerapan protokol kesehatan di bandara yang dikeloala akan diperkuat dengan dijalankannya Safe Travel Campaign yang fokus pada konsistensi, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan mempererat kolaborasi antar stakeholders. 

"Sektor penerbangan nasional berkewajiban memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di tengah pandemi," kata Awaluddin dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (15/10). 

Dia menjelaskan, konsistensi akan dilakukan AP II dan stakeholders agar dapat secara berkelanjutan semakin baik menerapkan protokol kesehatan di 19 bandara yang dikelola. Sementara itu untuk aspek kepercayaan diri masyarakat merupakan upaya AP II dalam menjaga kepercayaan dan keyakinan masyarakat terhadap transportasi udara, untuk mewujudkan Safe Travel Campaign for Safe Travel Confidence. 

Untuk aspek kolaborasi juga menurutnya sangat penting untuk selalu diperkuat oleh seluruh stakeholders di bandara. "Melalui kolaborasi yang erat maka kami dapat memenuhi standar global dan cara protokol yang paling baik di dunia dalam upaya bebas Covid-19," ungkap Awaluddin. 

Sebelumnya, AP II bersama stakeholders di 19 bandara menerapkan protokol kesehatan secara ketat sejak Maret 2020. Upaya tersebut dilanjutkan dengan  mencanangkan Safe Travel Campaign sejak Juli 2020 hingga saat ini. 

Protokol kesehatan di bandara AP II diperkuat dengan Biosecurity Management, yaitu Physical Distancing, Health Screening, Passenger Touchless Processing, Facility Cleanliness and Sanitizing, dan People Protection. Selain itu, bandara AP II juga sudah menerapkan implementasi Biosafety Management Virus Spreading Anticipation, Environment Screening, Infrastructure Sterilization, dan Public Health Assurance. 

"Akan menyusul Testing Lab Facilities di Bandara Internasional Soekarno Hatta yang salah satunya untuk mendukung Reciprocal Green Lane (RGL) antara Indonesia dan Singapura," kata Awaluddin. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement