REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Kepercayaan konsumen Amerika Serikat (AS) di bulan Juli 2020 turun lebih dari yang diperkirakan. Tingkat konsumsi AS melemah di tengah tingginya kasus Covid-19 di hampir seluruh negara bagian AS. Hal ini pun mengancam pemulihan ekonomi dari resesi akibat pandemi.
Survei Conference Board menunjukkan konsumsi di AS akan cukup suram selama enam bulan ke depan. Turunnya kepercayaan konsumen disebabkan masyarakat AS yang menganggur akan kehilangan tunjangan pengangguran mingguan senilai 600 dolar AS per hari.
"Kasus yang meningkat mengakibatkan pembukaan aktivitas ekonomi terganggu dan membebani sentimen," kata kepala ekonom High Frequency Economics Rubeela Farooqi, dikutip Reuters.
Indeks kepercayaan konsumen di AS turun ke level 92,6 di bulan Juli ini dari 98,3 pada bulan Juni lalu. Padahal sejumlah ekonom memperkirakan indeks kepercayaan konsumen AS hanya akan merosot ke posisi 94,5.
Pembukaan kembali bisnis telah mendorong kegiatan ekonomi dalam beberapa bulan terakhir. Di sisi lain, kasus infeksi Covid-19 terus meningkat tajam dan memaksa beberapa negara untuk menutup kembali aktivitas bisnis.
Akibatnya, jumlah orang yang mengklaim tunjangan pengangguran meningkat pada pertengahan Juli. Peningkatan jumlah pengangguran ini merupakan yang pertama kalinya sejak akhir Maret.