Selasa 23 Jun 2020 02:18 WIB

Apple Disebut-sebut Bakal Ceraikan Intel

Intel merupakan pemasok prosesor sistem komputasi Mac sejak 2006.

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Friska Yolandha
Apple akan buat prosesor sendiri untuk Mac
Foto: republika
Apple akan buat prosesor sendiri untuk Mac

REPUBLIKA.CO.ID, SAN FRANCISCO -- Apple Inc mengadakan konferensi tahunan untuk pengembang perangkat lunak mereka guna meluncurkan fitur-fitur baru dalam sistem operasi bagi iPhone dan iPad. Hal itu disebut-sebut menjadi tanda bahwa Apple akan segera berpisah dengan Intel Corp.

Pasalnya dalam pertemuan itu, Apple tengah merancang prosesor secara mandiri bagi sistem komputer mereka. Perusahan yang berbasis di Cupertino, California, Amerika Serikat (AS) ini berencana menggunakan prosesor itu pada masing-masing satu perangkat laptop dan PC baru.

Baca Juga

Seperti diwartakan Reuters, Senin (22/6) kerja sama kedua perusahaan itu telah berlangsung selama 15 tahun. Intel diketahui menjadi pemasok prosesor bagi sistem komputasi Mac sejak 2006 lalu.

Meski demikian, Juru Bicara Apple menolak memberikan komentar terkait rencana pengembangan produk masa depan perusahaan tersebut. Apple diketahui telah menggunakan prosesor buatan mereka sendiri pada perangkat iPhone di iPad.

 

Jika Apple benar-benar mengumumkan langkah tersebut, maka hal itu akan mengembangkan Catalyst, alat yang telah diperkenalkan pada tahun lalu. Alat itu bertujuan untuk memudahkan pengembang guna memindahkan aplikasi mereka dari sistem operasi seluler Apple ke komputer Mac.

Sementara, keputusan Apple itu tak lepas dari suksesnya layanan berbayar yang dijual melalui App Store mereka. Hal tersebut telah menjadi pusat pertumbuhan pendapatan perusahaan ketimbang penjualan ponsel model baru mereka.

Apple mengambil potongan 15 persen hingga 30 persen dari penjualan yang dibuat pengembang melalui App Store. Marketplace itu menjadi daya tarik bagi para pengembang sekaligus merupakan satu-satunya cara untuk menjajakan aplikasi mereka dalam sistem operasi iOS.

Terlebih jika melihat basis pengguna Apple yang bersedia menghabiskan uang mereka untuk membeli aplikasi berbayar. Meski dikenakan potongan, para pengembang masih memandang bahwa hal itu menguntungkan bagi mereka.

Dalam konferensi pertama yang dilakukan secara virtual akibat pandemi itu, Apple juga mengumumkan akses ke kemampuan perangkat keras baru mereka seperti alat khusus untuk kecerdasan buatan dan augmented reality.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement