Rabu 13 May 2020 19:15 WIB

Surveyor Indonesia Pastikan Proses Bisnis Berjalan Optimal

Proses pemasaran dan penyampaian jasa tetap sesuai kontrak kerja.

Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero) Dian M Noer.
Foto: Dok PTSI
Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero) Dian M Noer.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah pandemi Covid-19, Surveyor Indonesia tetap menjalankan bisnis memberikan jasa pemastian di Indonesia. “Perusahaan memastikan proses bisnis berjalan optimal dengan memanfaatkan teknologi informasi (Digitalisasi proses) melalui  e-office, video conference, ERP berbasis web, executive information system yang dapat diakses dari mana saja dan kapan saja dengan cakupan yang luas,”  kata Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Dian M  Noer dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Selasa (12/5).

Ia menambahkan, sementara itu, komunikasi dan konsultasi di semua tingkatan dilakukan melalui rapat online, surat menyurat menggunakan e-office. Beberapa layanan bisnis dilakukan melalui layanan online dan kegiatan rapat teknis mengikuti kebutuhan dan keinginan klien.

“Seluruh unit operasi tetap melakukan proses pemasaran dan penyampaian jasa sesuai kontrak kerja, kecuali ada permintaan tertulis dari pemberi kerja. Semua personel operasi yang bertugas harus menjaga keselamatan dan kesehatan dengan memakai Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan ketentuan di area operasi,” ujar Dian.

Ia menjelaskan, sebagai BUMN, Surveyor Indonesia Ikut berperan aktif dalam penanggulangan penyebaran Covid-19.  “Surveyor Indonesia turut berperan aktif dalam Satgas Bencana BUMN, baik di DKI maupun di seluruh cabang. Khusus untuk DKI, Surveyor Indonesia tergabung dalam Satgas Tanggap Bencana BUMN Wilayah Jakarta Selatan khususnya Kecamatan Tebet,” paparnya.

Ia mengungkapkan, bukan hanya perusahaan, pegawai Surveyor Indonesia pun turut menggalang dana bantuan dengan cara pemotongan langsung dari gaji yang diterima setiap bulannya. “Sumbangan yang terkumpul digunakan untuk membeli alat kesehatan bagi tenaga medis yang diberikan ke RS BUMN,” kata Dian.

Dian menyebutkan, hingga 12 Mei 2020, Surveyor Indonesia telah menyalurkan bantuan sebagai berikut: 914 stel baju hazmat, 18.150 pcs masker medis, 12.550 pasang sarung tangan medis, 78 goggles,75 pcs face shield,  221 liter hand sanitizer, 9 unit thermogun, alat corona rapid test  89 Ampul,45 botol disinfektan, 750 box vitamin, dan  2.000 masker kain untuk masyarakat umum. “Selain itu,  300 paket sembako, buah-buahan, dan bantuan uang tunai,” paparnya.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi