Selasa 24 Mar 2020 22:30 WIB

Perusahaan Galangan Kapal Surabaya Siaga Corona

PT Adiluhung ikut memberlakukan kerja dari rumah untuk sebagian pekerjannya.

Virus corona (ilustrasi).
Foto: www.freepik.com
Virus corona (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Merebaknya virus Corona membuat pengusaha khawatir. Tidaknya hanya soal pengaruhnya terhadap kinerja perusahaan, tapi juga keselamatan karyawan. 

Direktur Utama PT Adiluhung Saranasegara Indonesia, Anita Puji Utami mengatakan, dalam hal pencegahan virus Corona di lingkungannya, manajemen mengambil langkah kebijakan terhadap operasional pekerjaan.

Baca Juga

Di antaranya memaksimalkan karyawan dalam kondisi sehat, begitu juga beberapa antisipasi dengan pelaksanaan penyemprotan disinfektan di lingkungan kerja, penyediaan handsanitizer, dan pada posisi yang tidak membutuhkan beraktivitas ini diarahkan pekerjaan bisa dilakukan dari rumah.

Apabila bagi karyawan yang merasa tidak nyaman dan sebagainya kondisi tubuhnya tidak fit ini perusahaan mengarahkan agar istirahat.  "Adapun yang mempunyai gejala berkategori Corona maka akan dirujuk ke rumah sakit khususnya yang ada di Surabaya," ujarnya dalam keterangannya, kemarin.

Anita mengaku, langkah itu juga senada dengan group perusahaan PT Dharma Lautan Utama yang telah memberlakukan hal sama disetiap armada kapal penumpang.

Ia berharap perusahaan dapat terhindar dari penyebaran korona. Pihaknya juga membuat poster-poster tentang imbauan pencegahan virus Corona dan membuat sosialisasi, bahkan tindakan penyemprotan disinfektan yang dilakukan secara menyeluruh di semua titik lingkungan kerja baik perkantoran hingga bengkel galangan.

“Kami juga melakukan pengecekan keseluruh orang, baik karyawan maupun tamu saat masuk gerbang perusahaan dilakukan cek suhu tubuh dan mewajibkan membersihkan tangan dengan anti septik yang disediakan serta memakai masker yang telah disediakan,” jelas Anita.

Anita menegaskan, masalah Corona ini tidak bisa diremehkan. Corona menjadi persoalan yang harus ditangani secara serius oleh semua pihak agar penyebaranya tidak semakin berkembang.

“Kita lakukan antisipasi semaksimal mungkin terhadap persoalan ini. Semoga persoalan ini segera mungkin cepat berlalu dan semuang bangsa Indonesia aman ,” harapnya.

Sejauh ini, Anita menambahkan, 500 karyawan dan pekerja yang ada di lingkungan kerja PT Adiluhung dalam keadaan aman. Tidak ada satupun karyawan yang terindikasi kena penyakit korona karena belum ada laporan.

Namun begitu, ia tetap menghimbau kepada semua karyawan agar menyampaikan jika terdapat gejala yang janggal sehingga bisa diantisipasi sejak dini.

“Kami galakkan menjaga imun dari karyawan maupun tamu dengan menyediakan racian minuman rempah-rempah plus madu yang diberikan kepada karyawan secara teratur dua hari sekali,”

PT Adiluhung Saranasegara Indonesia merupakan perusahaan galangan kapal yang bermarkas di Surabaya, Jawa Timur. Setidaknya ada 500 karyawan yang terlibat dalam perusahaan ini.

Secara terpisah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan jumlah pasien positif virus corona atau Covid-19 di wilayah Jawa Timur mencapai 51 orang. Angka bertambah 10 orang dari jumlah sebelumnya sebanyak 41 orang.

"Data dari tim tracing per hari ini pukul 16.00 WIB, jumlah yang positif Covid-19 mencapai 51 orang," ujarnya di sela konferensi pers di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Selasa (24/3).

Dari 10 pasien, kata dia, lima orang ada di Kabupaten Magetan, dua orang di Kota Surabaya, dua orang di Kabupaten Sidoarjo dan satu orang di Kota Malang.

Dengan demikian maka rincian data pasien positif Covid-19 yaitu 31 orang di Surabaya, enam orang di Malang, delapan orang di Magetan, lima orang di Sidoarjo dan satu orang di Kabupaten Blitar.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement