Jumat 28 Feb 2020 00:15 WIB

Jokowi Dorong Masyarakat Manfaatkan Potensi Ekonomi Digital

Menurut Jokowi, pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia sangat cepat.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Esthi Maharani
ecommerce
ecommerce

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong masyarakat agar memanfaatkan potensi ekonomi digital yang semakin berkembang saat ini. Jokowi mengatakan, ekonomi digital di Indonesia harus mampu menciptakan lapangan kerja, mendorong ekspor, dan juga meningkatkan devisa negara.

Hal ini disampaikan Jokowi saat menjadi pembicara utama dalam acara Indonesia Digital Economy Summit 2020 di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Kamis (27/2).

"Kita harap ekonomi digital selanjutnya bisa turunkan defisit neraca perdagangan dan defisit transaksi berjalan kita. Harapan kita itu. Kita harus bekerja keras menjadi produsen sehingga memberikan dampak yang luas dan positif kepada masyarakat kita," kata Jokowi.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia sendiri sangat cepat. Bahkan, kata dia, Indonesia merupakan negara dengan nilai ekonomi digital terbesar di Asia. Pada 2015 nilai ekonomi digital di Indonesia mencapai 8 miliar dollar AS. Kemudian pada 2019, nilai ekonomi digital Indonesia melonjak menjadi 40 miliar dollar AS.

"Diprediksi di tahun 2025 kita akan memiliki 133 miliar USD, silakan kalikan sendiri berapa triliun rupiah," kata Jokowi.

Tak hanya itu, Jokowi juga menyebut Indonesia memiliki ekosistem startup teraktif di Asia Tenggara, yakni nomor 5 dunia setelah AS, India, Inggris, dan Kanada. Bahkan, sebanyak 2193 startup ada di Indonesia, dengan satu decacorn dan empat unicorn.

Indonesia juga masih memiliki potensi pasar yang besar. Dengan penduduk sebesar 267 juta, penetrasi pasar internet ke Indonesia sebesar 65 persen pada 2019. Angka ini naik 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 55 persen.

"Besar sekali. Hati-hati besar sekali. Tahun 2018 informasi yang saya dapat ada 171 juta pengguna internet di Indonesia. Internet users 171 juta. Betul-betul sebuah pertumbuhan yang sangat pesat sekali, sangat cepat sekali. Oleh sebab itu, potensi seperti ini harus kita manfaatkan," ujar dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement