Rabu 26 Feb 2020 07:00 WIB

Tiket Pesawat ke 10 Destinasi Wisata Diskon Hingga 50 Persen

Mulai Maret, tiket pesawat ke 10 destinasi wisata diskon hingga 50 persen.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Reiny Dwinanda
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Mulai Maret, tiket pesawat ke 10 destinasi wisata diskon hingga 50 persen.
Foto: ANTARA FOTO
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Mulai Maret, tiket pesawat ke 10 destinasi wisata diskon hingga 50 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –- Masyarakat bisa mendapatkan diskon tiket pesawat hingga 50 persen seiring pemberian insentif transportasi penerbangan dari pemerintah. Total insentif sekitar Rp 910 miliar digelontorkan demi menggenjot sektor pariwisata yang terdampak wabah virus corona tipe baru, Covid-19.

“Untuk penumpang maskapai low cost carrier (LCC) atau maskapai berbiaya hemat, potongan diskonnya sekitar 50 persen,” kata Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Novie Riyanto dalam konferensi persen di Jakarta, Selasa (25/2) malam.

Baca Juga

Sementara itu, penumpang maskapai full service akan mendapatkan potongan harga hingga 45 persen. Lalu, bagi penumpang dengan maskapai medium service, potongan harga tiketnya sebesar 48 persen.

Novie menuturkan, diskon tersebut tidak diberikan kepada seluruh penumpang di setiap penerbangan. Ada besaran kuota yang ditetapkan.

Benefit penumpang yang akan mendapatkan diskon hanya 25 persen dari kapasitas tempat duduk (tergantung jenis pesawatnya)," ungkap Novie.

Diskon, menurut Novie, diberikan untuk semua rute penerbangan menuju 10 destinasi wisata, yaitu Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Toba (Silangit), Tanjung Pandan, dan Tanjung Pinang. Diskon dapat dirasakan masyarakat mulai Maret hingga Mei 2020.

Total stimulus Rp 910 miliar tersebut berasal dari beberapa sumber. Novie mengatakan, sebesar Rp 500 sampai Rp 550 miliar didapatkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sementara itu, PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II memberikan stimulus sebesar Rp 100 miliar. Lalu, PT Pertamina (Persero) memberikan stimulus sekitar Rp 260 miliar melalui diskon harga avtur.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement