Rabu 22 Jan 2020 10:18 WIB

Microsoft Sudahi Windows 7, Pengguna Move-on Dong!

Pengguna Windows 7 berjumlah hampir 400 juta sesuai pangsa pasar.

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id
Microsoft Sudahi Windows 7, Pengguna Move-on Dong!. (FOTO: Unsplash/Tadas Sar)
Microsoft Sudahi Windows 7, Pengguna Move-on Dong!. (FOTO: Unsplash/Tadas Sar)

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Microsoft Windows menyudahi dukungan sistem operasi Windows 7 bulan ini pada Selasa (14/1/2020). Tidak dapat dipungkiri, pengguna Windows 7 berjumlah hampir 400 juta sesuai pangsa pasar. Beberapa memang beralih menuju Windows 10 atau OS yang lain.

Namun, sekitar waktu yang sama, dilansir dari Uber Gizmo (20/1/2020), Microsoft meluncurkan laman daring baru untuk mengimbau pengguna Windows 7 untuk meningkatkan perangkat keras mereka dengan membeli laptop Surface.

Alasannya, menurut Microsoft, akan lebih efisien untuk mendapatkan produk Surface dengan Windows 10. Tambahnya, Windows 10 akan lebih optimal dengan produk Surface baru Microsoft.

Baca Juga: Internet Explorer Rentan Hacker, Microsoft Tambal Celah Bulan Depan

Memang terlihat bahwa Microsoft sedang mempromosikan produk laptop Surface mereka. Namun, dalam laman tersebut juga disebutkan bahwa banyak pilihan untuk bisnis Anda agar sistem baru berjalan pada Windows 10.

Jika Anda menginginkan PC, Anda dapat memilih pabrikan PC lain (untuk sistem pra-bangun) atau cukup membangun PC rakitan sendiri dengan membeli bagian secara terpisah.

Laptop Surface sendiri bisa disebut sebagai produk premium. Namun, banyak pilihan harga yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna.

Baca Juga: Kembangkan Solusi Faktur Pajak, Perusahaan Ini Dapat Penghargaan dari Microsoft

Penyudahan dukungan kepada Windows 7, artinya Microsoft tidak akan memberikan pembaruan terhadap keamanan OS pada Windows 7. Mengingat banyaknya pengguna OS bajakan di Indonesia, hal ini tentunya tidak berpengaruh banyak terhadap penggunaan perangkat personal, namun akan berbeda cerita pada penggunaan Windows 7 dengan kebutuhan bisnis.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement