Senin 30 Dec 2019 17:16 WIB

IHSG Ditutup Menguat pada Perdagangan Terakhir Tahun 2019

Pada tahun ini pergerakan IHSG memang cukup menantang.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Nidia Zuraya
Pengendara melintasi layar pergerakan saham di jalan Jenderal Sudirman Jakarta (foto ilustrasi). IHSG ditutup menguat pada perdagangan terakhir di tahun 2019.
Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Pengendara melintasi layar pergerakan saham di jalan Jenderal Sudirman Jakarta (foto ilustrasi). IHSG ditutup menguat pada perdagangan terakhir di tahun 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di level 6299,53 pada penutupan perdagangan akhir 2019, Senin (30/12). Indeks saham tersebut menguat tipis 1,69 persen secara yoy dibandingkan penutupan perdagangan tahun lalu di level 6.194,50.

Sementara itu, pada perdagangan hari ini IHSG dibuka melemah 0,47 persen dari perdagangan hari sebelumnya di level 6.329,314. Pergerakan indeks sepanjang hari ini konsisten melaju di zona merah.

Baca Juga

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama, mengakui selama sepekan terakhir pasar cukup optimistis dan berpengaruh terhadap penguatan IHSG.

"Aksi window dressing dan santa clauss rally membuat pelaku pasar percaya diri dalam berinvestasi di pasar modal," Kata Nafan, Senin (30/12).

Nafan mengakui, pada tahun ini pergerakan IHSG memang cukup menantang. Secara year to date, lanjutnya, pergerakan IHSG tidak mengalami penguatan yang signifikan yaitu hanya dikisaran 2 sampai 2,5 persen.

Kendati demikian, dalam beberapa waktu ke depan, IHSG akan mendapat katalis positif dari January effect. Menurut Nafan, momen ini seharusnya bisa fimanfaatkan oleh para pelaku pasar untuk melakukan aksi beli terhadap saham-saham yang memimiliki kinerja fundamental yang positif.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi