Senin 11 Nov 2019 11:56 WIB

Waspada! Ramai Promo 11.11 Jadi Ajang Scammers Gencarkan Phising

Ada peningkatan tajam dalam aktivitas penipuan di ruang lingkup e-commerce.

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id
Waspada! Ramai Promo 11.11 Jadi Ajang Scammers Gencarkan Phising. (FOTO: Reuters/Kacper Pempel)
Waspada! Ramai Promo 11.11 Jadi Ajang Scammers Gencarkan Phising. (FOTO: Reuters/Kacper Pempel)

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Peneliti Kaspersky telah melaporkan peningkatan tajam dalam aktivitas penipuan di ruang lingkup e-commerce selama periode penjualan aktif di negara-negara Asia atau dikenal sebagai promo 11 November. Meskipun peringatan hari tersebut berasal dari Tiongkok, hal itu kini relevan bagi para pengguna pasar elektronik di seluruh dunia.

Promo dan penjualan pada musim sebelum liburan di platform global Asia disambut baik secara internasional. Hal itu membuat para scammers kini menargetkan para pengguna dalam berbagai bahasa.

Baca Juga: Bayar Grab Bisa Pakai Dompet Digital Selain OVO, Begini Caranya!

Peneliti Kaspersky mendeteksi lonjakan pada serangan phishing finansial sebelum penjualan 11 November pada tahun 2018. Jumlah rata-rata serangan phishing finansial mengalami fluktuasi sekitar 350.000 per hari di bulan Oktober 2018.

Beberapa hari sebelum 11 November 2018, lonjakan serangan mencapai lebih dari 950.000. Para peneliti juga mendapati serangan spam dan phishing serupa pada saat ini hingga mendesak semua orang untuk berhati-hati dengan aktivitas pembelian mereka.

Terlepas dari itu, para peneliti Kaspersky juga menemukan beberapa ancaman di aplikasi seluler yang disamarkan sebagai platform e-commerce populer. Beberapa toko yang memiliki penawaran khusus untuk tanggal 11 November secara umum memang cukup tinggi. Pada tahun 2019, sebanyak 83% dari toko online menyamar sebagai marketplace Asia. Sementara, pada tahun 2018 jumlahnya mencapai 93%.

"Sementara, 11 November menjadi waktu terbaik untuk berbelanja karena diskon dan promosi diiklankan dengan baik kepada para pengguna. Namun, hal itu juga sekaligus menjadi momentum terbaik bagi para phisher dan spammer. Penipu pastinya akan menjadi lebih aktif selama periode ini. Dalam mengejar diskon besar dan penawaran terbatas, orang cenderung kehilangan kewaspadaan mereka dan sulit membedakan antara situs web phishing dengan yang sah," ujar peneliti keamanan dari Kaspersky, Andrey Kostin, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Warta Ekonomi, Senin (11/11/2019).

Beberapa cara yang aman untuk berbelanja di periode 11.11 ini yakni jika Anda menerima tautan tentang penawaran menggiurkan melalui email, pastikan untuk memeriksa hyperlink yang tertanam, bisa jadi berbeda dari apa yang terlihat. Jika ya, akses halaman kesepakatan (deal page) langsung melalui situs web yang sah.

Kedua, hanya melakukan pembelian melalui pasar resmi dan perhatikan alamat web, jika Anda diarahkan melalui landing page lain. Jika mereka berbeda dari toko resmi, pertimbangkan untuk memeriksa penawaran yang Anda temui dengan mencarinya di halaman web resmi.

Anda juga dapat menggunakan solusi keamanan dengan teknologi anti-phishing berbasis perilaku yang akan memberi informasi jika Anda masuk mengunjungi halaman web phishing.

Terakhir, jangan pernah menggunakan kata sandi yang sama untuk beberapa situs web atau layanan karena jika ada yang dicuri, semua akun Anda akan menjadi rentan.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement