Rabu 06 Nov 2019 23:22 WIB

Mitra Tokopedia Layani Lebih dari 20 Juta Masyarakat

Mitra Tokopedia memperingati hari jadinya yang pertama

Rep: Eva Martha Rahayu(swa.co.id)/ Red: Eva Martha Rahayu(swa.co.id)
Tokopedia Mitra
Tokopedia Mitra

Pada 1 November 2019 lalu, aplikasi Mitra Tokopedia memperingati hari jadinya yang pertama. Aplikasi ini merupakan salah satu bentuk komitmen Tokopedia, sebagai perusahaan teknologi Indonesia yang terus bertransformasi menjadi Super Ecosystem untuk mendorong pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia, hingga ke pelosok negeri.

Sejak dihadirkan pada bulan November 2018, aplikasi Mitra Tokopedia kini telah diunduh oleh hampir 2 juta pengguna Android. Aplikasi ringan berukuran 3 MB ini terus mempermudah masyarakat Indonesia mengembangkan usahanya, terutama para pemilik warung, toko kelontong dan usaha sejenis lainnya. Aplikasi Mitra Tokopedia juga turut membantu menjembatani masyarakat Indonesia untuk menikmati pengalaman berbelanja online-to-offline (O2O).

AVP of New Retail Tokopedia, Adi Putra, mengatakan, dalam kurun waktu satu tahun, aplikasi Mitra Tokopedia telah berevolusi menjadi sebuah ekosistem, yang mempermudah pemilik warung, toko kelontong dan usaha sejenis lainnya, untuk mengembangkan bisnis. Hal ini dapat tercapai berkat dukungan dan kolaborasi yang berkelanjutan antara Tokopedia dengan berbagai mitra strategis.

“Di tahun pertama, Mitra Tokopedia mencatatkan pertumbuhan pada beberapa aspek, antara lain jumlah pengguna dan luas jangkauan. Tercatat hingga Oktober 2019, lebih dari 20 juta masyarakat Indonesia telah dilayani oleh mitra lewat aplikasi Mitra Tokopedia. Jumlah mitra aktif juga telah mencapai sekitar 350.000,” tambah Adi.

Aplikasi Mitra Tokopedia mempermudah pemilik warung, toko kelontong dan usaha sejenis lainnya untuk berjualan berbagai macam produk digital, seperti pulsa, tagihan air, voucher game dan lain-lain, serta membeli stok barang lewat fitur Grosir. Dengan kemudahan tersebut, pemilik warung, toko kelontong dan usaha sejenis lainnya bisa mendapatkan keuntungan yang lebih baik. Alternatif produk yang dijual pun bisa semakin banyak. “Lewat Mitra Tokopedia, kami berharap warung-warung di Indonesia bisa menjadi ‘warung super’,” terang Adi.

Saat ini, fitur Grosir sudah bisa dipakai oleh para pemilik warung, toko kelontong dan usaha sejenis lainnya di 25 kota/kabupaten, mulai dari Banda Aceh hingga Manado, sedangkan fitur penjualan produk digital, seperti pulsa dan token listrik, bisa dimanfaatkan di 500 kota/kabupaten. Hal ini menjadikan aplikasi Mitra Tokopedia sebagai platform pengalaman berbelanja O2O dengan cakupan wilayah paling luas di Indonesia.

Terdapat juga tim khusus, yakni Sobat Mitra, yang bertugas memberikan edukasi mengenai aplikasi Mitra Tokopedia sekaligus membantu para mitra secara langsung untuk mengembangkan bisnisnya. Sobat Mitra rutin mengadakan pertemuan dengan mitra di masing-masing wilayah lewat platform paguyuban sebagai sarana berbagi informasi untuk mengembangkan usaha. Saat ini, terdapat ratusan Sobat Mitra yang tersebar di seluruh Indonesia.

Untuk memberikan nilai tambah kepada para Mitra Tokopedia, terdapat fitur Poin Hadiah dalam bentuk Poin Emas, yang dalam nominal tertentu bisa ditukarkan menjadi sejumlah emas. Mitra juga dapat mengumpulkan poin dari setiap transaksi di Mitra Tokopedia dan menukarkannya dengan kesempatan untuk berangkat umroh.

Sebagai bentuk komitmen Mitra Tokopedia di satu tahun pertama untuk memajukan ekosistem warung di Indonesia, Mitra Tokopedia menginisiasi ‘Gerakan Warung Nasional’ berkolaborasi dengan sederet pelaku ekosistem. Gerakan ini merupakan langkah awal untuk mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menggerakkan warung sebagai salah satu usaha mikro agar dapat memberikan dampak yang lebih besar untuk perekonomian Indonesia.

Di tahun 2019 ini, Gerakan Warung Nasional akan disertai sebuah perayaan pada tanggal 14-15 Desember 2019 di Jakarta sebagai momen apresiasi dan bertujuan menginspirasi masyarakat untuk berkolaborasi mengembangkan ekosistem warung Indonesia.

 

www.swa.co.id

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan swa.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab swa.co.id.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement