Sabtu 19 Oct 2019 23:41 WIB

Japfa Targetkan Impor 10 Ribu Bibit Sapi F1 Nelore

Japfa mengembangkan sapi asal Amerika-Brazil berjenis F1 Nelore

Rep: Anastasia AS(swa.co.id)/ Red: Anastasia AS(swa.co.id)
foto-1-3-
foto-1-3-

Japfa lewat anak perusahaanya, Santosa Agrindo (Santori), mengembangkan sapi asal Amerika-Brazil berjenis F1 Nelore. Pengembangbiakan ini diklaim sebagai yang pertama di Indonesia. Untuk tahap awal, Santori telah mengimpor 5.000 Nelore yang telah dikawin silangkan dengan sapi ex-impor jenis Brahman Cross di tahun 2017 lalu.

Safuan Kasno, Head of Cattle Fattening PT Santosa Agrindo, menyatakan, pihaknya telah melakukan riset dan pengembangan untuk memajukan pembibitan sapi indukan, sehingga nantinya akan mengahsilkan jenis sapi yang produktif.

“Kami ingin mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada daging nasional. Melalui sapi F1 Nelore ini kami optimis, jika peternak lokal berperan aktif dan mau mengembangbiakan F1 Nelore ini maka swasembada sapi bukan lagi hal yang mustahil untuk dicapai.” kata dia menjabarkan. Tak hanya mampu bertahan pada iklim Indonesia yang tropis, sapi F1 Nelore ini memiliki banyak.

Keunggulan lainnya di antaranya memiliki rasio keberhasilan reproduksi yang tinggi dan tahan terhadap penyakit dan parasite. Selain itu, rangka tulang sapi jenis ini 35% lebih besar. Inilah yang membuat sapi jenis ini memiliki bobot daging yang lebih banyak.

“Saya sudah melihat ADG atau Average Daily Gain yang signifikan meningkat, pada sapi jenis umum yang biasa diternakkan sebelumnya hanya mampu mencapai 0,6 kg, sementara pada sapi F1 Nelore ini mampu mencapai ADG 1,3 kg,” kata Miselan, Mitra Peternak F1 Nelore binaan Santori. Sapi F1 Nelore mampu mencapai berat 600kg dalam jangka waktu 18 bulan.

Nantinya, sapi ini difokuskan untuk dikembangbiakan di wilayah Jawa Timur yang merupakan salah satu lumbung sapi lokal (Peranakan Ongole/PO) di Indonesia. Santori dijadwalkan akan kembali mengimpor 10.000 semen Nelore pada bulan Desember ini.

“Kami berharap dapat ikut membantu mendongkrak jumlah produksi sapi nasional untuk menjamin pemenuhan kebutuhan protein hewani bagi masyarakat,” ujar Safuan.

www.swa.co.id

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan swa.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab swa.co.id.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement