Selasa 15 Oct 2019 11:28 WIB

Berantas Kemiskinan, Miliarder Bagi-Bagi Uang Pendidikan

Miliarder ini menyumbangkan dana sekitar Rp1,4 triliun kepada sebuah kampus

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id
Mau Berantas Kemiskinan, Miliarder Bagi-Bagi Uang untuk Pendidikan. (FOTO: Aceh bisnis)
Mau Berantas Kemiskinan, Miliarder Bagi-Bagi Uang untuk Pendidikan. (FOTO: Aceh bisnis)

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -- Kegiatan amal telah menjadi hal yang wajib bagi beberapa miliarder. Salah satunya David Walentas, miliarder asal Amerika Serikat (AS).

Ia menyumbangkan dana sebesar US$100 juta atau sekitar Rp1,4 triliun ke Universitas Virginia. Dirinya fokus membantu dunia pendidikan lantaran ingin memberantas kemiskinan.

David termotivasi untuk membantu mahasiswa pada tahun pertama di Universitas Virginia karena dirinya dulu tidak mendapatkan kesempatan bersekolah seperti mahasiswa pada umumnya. Untuk itu, ia tidak ingin mahasiswa lainnya saat ini merasakan seperti dirinya.

Baca Juga: Dermawan! Konglomerat RI Sumbang Harta Miliaran untuk Suriah dan Palestina

Melansir dari Forbes (15/10/2019), Presiden Universitas Virginia, James Ryan, mengatakan, "Hadiah dari David Walentas ini akan berfungsi sebagai landasan dari kampanye US$5 miliar yang kami luncurkan akhir pekan ini dan akan memiliki dampak yang bertahan lama di Universitas Virginia.”

Sebelumnya David Walentas sering berdonasi di bidang pendidikan. Salah satunya pada 2013 dan 2017, ia menghibahkan sebesar US$8,1 juta ke yayasan Dana Sekolah Umum di Kota New York. "Pendidikan bagi saya adalah penyeimbang yang hebat," kata David Walentas.

Baca Juga: Curahan Hati Mark Zuckerberg, Mau Amal Mesti Bayar Mahal. . .

Walentas adalah pengembang real estate di Amerika dengan nama Two Trees. Ia mampu mengubah tempat kumuh di Brooklyn menjadi tempat mewah. Pada bulan September David Walentas baru membuka gedung keduanya berupa 45 lantai.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement