Rabu 09 Oct 2019 21:33 WIB

Mitra Bukalapak Kini Pakai Fitur Google Bisnisku

Bukalapak mengoptimalkan adopsi teknologi dalam mengembangkan potensi bisnis UMKM

Rep: Jeihan Kahfi Barlian(swa.co.id)/ Red: Jeihan Kahfi Barlian(swa.co.id)
Mitra Bukalapak bermitra dengan Google Bisnisku
Mitra Bukalapak bermitra dengan Google Bisnisku

Bukalapak menjadi marketplace Indonesia pertama yang mendaftarkan Warung Mitra Bukalapak pada fitur Google Bisnisku. Kerja sama ini ditujukan untuk mengoptimalkan adopsi teknologi dalam mengembangkan potensi  bisnis UMKM dalam menyokong pertumbuhan ekonomi digital.

Saat ini, sekitar 95.000 Warung Mitra Bukalapak yang telah mendaftarkan bisnisnya di Google Bisnisku dapat muncul pada halaman pencarian seperti Google Maps dan penelusuran Google.

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika, hinggaFebruari 2019 tercatat baru sekitar 16,33% atau 9,61 juta pelaku UMKM yang sudah mengadopsi teknologi dalam praktik bisnisnya dari total 58,9 juta pelaku usaha kecil di Indonesia.

Padahal dari segi potensi ekonomi, penelitian Google-Temasek menunjukkan, ekonomi digital Indonesia berhasil menyentuh US$100 miliar   pada tahun 2019 dan diperkirakan akan meningkat hingga US$300 miliar selama enam tahun ke depan.

Co-founder dan Presiden Bukalapak, Fajrin Rasyid, mengungkapkan, “Program ini tidak hanya memudahkan pengguna internet semakin mengetahui keberadaan lokasi warung tradisional yang dapat meningkatkan volume transaksi bisnis, tetapi juga secara langsung memperkenalkan kepada para pemilik warung betapa pentingnya teknologi agar tetap bisa bersaing di pasar yang semakin kompetitif.”

Fajrin melanjutkan, kini Warung Mitra Bukalapak tak perlu lagi khawatir warungnya sepi pembeli. Saat pengguna Google mengetik kebutuhan yang dicari, misalnya dengan kata ‘Warung’ atau ‘Frozen food’ di penelusuran Google, maka yang muncul pada halaman pencarian adalah Warung Mitra Bukalapak terdekat, lengkap dengan deskripsi dan lokasi agar mudah ditemukan oleh pelanggan.

Marcel In’t Veen, Ketua Google My Business Partnerships untuk Asia Pacific, mengungkapkan keberadaan para pelaku UMKM sangat sering dicari pada halaman pencarian lokal. “Melalui kerjasama ini, kami juga berkesempatan mengedukasi para pemilik warung Mitra Bukalapak akan manfaat kehadiran bisnis di mesin pencarian.” Veen menekankan.

Sementara  Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Ricky Satria, menyarankan, warung harus ikut terlibat dalam integrasi sistem ekonomi digital. “Salah satu caranya, marketplace perlu melakukan on-boarding pelaku UMKM khususnya warung, sehingga mereka dapat menerima pembayaran secara non-tunai melalui QRIS,” ujarnya.

www.swa.co.id

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan swa.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab swa.co.id.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement