Kamis 19 Sep 2019 13:06 WIB

Mendes Puji Film 6,9 Detik

Film 6.9 detik bercerita tentang pemanjat tebing perempuan dari Grobogan.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo nonton bersama Gala Premiere Film
Foto: kemended pdtt
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo nonton bersama Gala Premiere Film "6,9 DETIK" di Jakarta, Rabu (18/9/2019). Film ini mengisahkan perjuangan atlet panjat tebing Indonesia Aries Susanti Rahayu mengibarkan Bendera Merah Putih setelah berhasil meraih medali emas pada kategori speed Asian Games 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengapresiasi produser sekaligus sutradara Lola Amaria serta para tokoh dan kru yang terlibat dalam pembuatan film 6,9 detik. Film ini mengangkat kisah nyata pemanjat tebing perempuan yang telah sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga internasional.

Menurutnya, film 6,9 detik bisa menginspirasi para generasi muda untuk meraih prestasi seperti Aries Susanti Rahayu. Dia menyumbangkan 2 medali emas cabang olahraga Panjat Tebing pada Asian Games 2018.

Baca Juga

Aries Susanti adalah anak seorang TKI, ibunya bekerja di Arab. Anak desa asal Grobogan ini punya tekad besar untuk meraih prestasi. Tekad besar itu mendapat lirikan, setelah negara ini bisa memberikan kesempatan siapapun untuk bisa mencapai prestasi.

"Alhasil, Aries mampu menjadi kebanggaan indonesia. Tidak hanya di tingkat Asia, tapi Aries juga sempat meraih peringkat 2 dunia. Meskipun, saat ini turun di rangking 4 dunia. Mudah-mudahan dengan semangat Aries dan dibuatkannya film ini bisa terus memacu untuk bisa menjadi rangking 1 dunia," katanya.

photo
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo nonton bersama Gala Premiere Film

Eko mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menyaksikan film 6,9 detik yang dijadwalkan akan tayang diseluruh bioskop tanah air pada tanggal 26 september. Menurutnya, film-film seperti ini sangat penting untuk menginpirasi siapapun. Siapapun bisa mencapai apapun jika memiliki kemauan di negara Indonesia ini.

"Contohnya Aries ini, tekadnya kuat. Beliau dari desa, bisa memenangkan 2 medali emas di Asian Game. Sutradanya Lola juga luar biasa, moga bisa membuat film-film seperti ini yang lebih banyak lagi agar Bisa menginspirasi generasi muda untuk berbuat yang terbaik untuk negara ini," katanya.

Mengenai harapan terkait banyaknya potensi bakat yang ada didesa-desa, Eko menyampaikan bahwa bakat para generasi muda perlu di fasilitasi. Apalagi, sekarang ada dana desa yang salah satunya ada program pembangunan sarana olahraga yang bisa menjadi salah satu wadah untuk menyalurkan bakatnya.

"Selain itu, ada desa-desa wisata. Mungkin kita bisa buat wisata panjat tebing di desa-desa. Ini juga bisa bagus buat kesehatan, prestasi dan olahraga," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement